Close Menu
Dexpert
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    • Jasa Website
    • Referensi
    • Cek Palgiarism
    • Update Konten
    • Blog
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    Home»Insight News»Ini Beda Bitcoin & Dogecoin, Awas Bukan Cuan Malah Boncos
    Insight News

    Ini Beda Bitcoin & Dogecoin, Awas Bukan Cuan Malah Boncos

    Ardhian ValqaBy Ardhian Valqa21 April 2022Updated:24 April 2022Tidak ada komentar2 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

    Jakarta, Dexpert.co.id – Bitcoin dan Dogecoin adalah dua aset kripto yang cukup populer. Banyak pihak yang mulai membandingkan kedua mata uang kripto tersebut. Namun perlu ditegaskan, keduanya memiliki beberapa perbedaan yang mendasar.

    Bitcoin dan Dogecoin merupakan investasi berisiko tinggi. Harganya sangat berfluktasi tergantung permintaan dan penawaran. Underlying aset atau aset dasar kedua uang kripto ini juga belum jelas

    Berikut perbedaaan Bitcoin dan Dogecoin seperti dirangkum dari berbagai sumber, Kamis (21/4/2022).

    Bitcoin, aset kripto pelopor

    Bitcoin merupakan mata uang digital yang dibuat oleh seseorang bernama Satoshi Nakamoto pada 2009 silam dengan berbasis teknologi blockchain.

    Layaknya uang, Bitcoin bisa digunakan sebagai alat untuk beli barang dan jasa. Transaksi ini tidak melibatkan bank sama sekali.

    Bitcoin dihasilkan melalui proses penambangan (mining) dengan menggunakan komputer untuk memecahkan teka-teki matematika rumit. Dana Bitcoin tersimpan dalam sebuah dompet digital.

    Bitcoin dibatasi jumlahnya sekitar 21 juta keping. Setiap transaksi Bitcoin dicatat secara publik sehingga sulit untuk menyalin Bitcoin, memalsukannya atau membelanjakan yang bukan milik Anda.

    Ratusan miliar keping Dogecoin

    Dogecoin dibuat pada 2013 oleh teknisi software Billy Markus dan Jackson Palmer. Tujuan untuk membuat alternatif Bitcoin yang lebih “menyenangkan”.

    Token itu dimulai sebagai sindiran karena banyaknya penipuan terkait aset kripto saat itu. Sementara itu, nama dan logonya berasal dari meme Shiba Inu yang juga sempat viral beberapa tahun sebelumnya.

    Pada awalnya, penggunaan Dogecoin sempat mengundang perhatian sebab digunakan seperti untuk mendukung tim bobsleigh Jamaica pada Olimpiade Musim Dingin 2014. Di saat bersamaan, komunitas Dogecoin memberikan token senilai US$55 ribu untuk pengemudi Nascar di AS.

    Dogecoin hadir dengan jumlah tak terbatas. Artinya Dogecoin bisa ditambang sebanyak-banyaknya. Sejauh ini, sudah ada 100 miliar keping yang tersebar.

    Sejumlah investor telah menyatakan ketakutan meroketnya nilai Dogecoin bisa menyebabkan bubble, karena melihat tidak ada nilai berarti di sana.

    Tanpa adanya nilai intrinsik seperti tanah atau emas, aset kripto dianggap tidak stabil dan bisa jatuh dengan cepat. Dengan begitu membuat para investor takut dimanipulasi oleh grup kecil yang kerap memegang mata uang virtual dalam jumlah besar.

    [Dexpert.co.id]

    (Intan Rakhmayanti Dewi/dem)


    Innovation Techno for life
    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Ardhian Valqa

    Related Posts

    Ramai-Ramai Perusahaan Getol Pakai AI, Tak Peduli Anggarannya Meledak

    25 Januari 2025

    Kejadian Langka Parade Planet, 2 Zodiak Ini Mohon Waspada

    25 Januari 2025

    Kanguru Raksasa Punah Bikin Penasaran, Begini Temuan Terbaru Para Ahli

    25 Januari 2025
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Tim Kerja
    • Kontak
    • S & K
    • Privasi
    © 2026 - Dexpert, inc.

    PT Dexpert Corp Indonesia

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.