Close Menu
Dexpert
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    • Jasa Website
    • Referensi
    • Cek Palgiarism
    • Update Konten
    • Blog
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    Home»Insight News»Nimo TV Tutup Akhir April, Gara-gara Sepi Pengguna?
    Insight News

    Nimo TV Tutup Akhir April, Gara-gara Sepi Pengguna?

    Ardhian ValqaBy Ardhian Valqa18 April 2022Updated:18 April 2022Tidak ada komentar2 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

    Jakarta, Dexpert.co.id – Para gamer di Indonesia akhir bulan ini kehilangan salah satu platform streaming gim populer. Nimo TV tutup terkait tindakan galak yang diambil oleh pemerintah di negara asalnya, China.

    Nimo TV, platform streaming tempat gamer menyiarkan aksi mereka di dunia gim sambal berinteraksi dengan gamer lain, akan berhenti beroperasi pada akhir April di 14 negera, termasuk Indonesia. Keputusan ini tentu membuat kecewa banyak gamer, yang selama ini menyambut baik kehadiran Nimo sebagai alternatif dari layanan sejenis asal Amerika Serikat, yaitu Twitch.

    Keputusan Huya, pemilik Nimo TV, untuk menghentikan operasi di pasar global bukan karena susah mencari pengguna. Faktor penyebab utamanya adalah pemerintah China yang makin galak menyasar perusahaan-perusahaan teknologi raksasa Tiongkok dalam penegakan regulasi.

    Salah satu pemegang saham terbesar Huya adalah Tencent, raksasa teknologi China pemilik platform kirim pesan WeChat, streaming video Weibo, dan pemilik hak eksklusif gim PUBG dan League of Legends di China.

    Tencent, tadinya berencana untuk menggabungkan Huya dengan platform streaming lain miliknya, DouYu untuk membentuk perusahaan gabungan bernilai US$6 miliar. Namun, rencana tersebut harus batal karena tidak direstui oleh pemerintah China dengan alasan potensi monopoli.

    Tencent juga dibebani oleh aksi galak lainnya dari pemerintah China seperti pembatasan waktu bermain untuk pengguna berusia di bawah 18 tahun dan moratorium izin terbit untuk gim mobile baru.

    Dampaknya, investasi yang mengalir ke Huya pun seret sehingga memaksa mereka untuk mengurungkan rencana ekspansi, termasuk di Indonesia. Padahal, menurut Data.ai, sepanjang 2021, Nimo TV adalah aplikasi streaming dengan nilai belanja pengguna terbesar kedelapan di Indonesia.

    [Dexpert.co.id]

    (dem/dem)


    Innovation Tekonogi terkini
    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Ardhian Valqa

    Related Posts

    Ramai-Ramai Perusahaan Getol Pakai AI, Tak Peduli Anggarannya Meledak

    25 Januari 2025

    Kejadian Langka Parade Planet, 2 Zodiak Ini Mohon Waspada

    25 Januari 2025

    Kanguru Raksasa Punah Bikin Penasaran, Begini Temuan Terbaru Para Ahli

    25 Januari 2025
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Tim Kerja
    • Kontak
    • S & K
    • Privasi
    © 2026 - Dexpert, inc.

    PT Dexpert Corp Indonesia

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.