Close Menu
Dexpert
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    • Jasa Website
    • Referensi
    • Cek Palgiarism
    • Update Konten
    • Blog
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    Home»Inspiring You»8 Tips Mencegah Mabuk Perjalanan Saat Perjalanan Mudik
    Inspiring You

    8 Tips Mencegah Mabuk Perjalanan Saat Perjalanan Mudik

    Fitriana HermanBy Fitriana Herman4 April 2024Updated:4 April 2024Tidak ada komentar3 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

    Jakarta, Dexpert.co.id – Mabuk perjalanan bisa terjadi saat seseorang menempuh perjalanan darat, udara, maupun laut. Ini merupakan kondisi ketika tubuh terasa tidak nyaman seperti pusing dan mual saat bepergian dengan kendaraan tertentu.

    Mabuk saat melakukan perjalanan dipicu oleh terganggunya sistem pengaturan posisi dan keseimbangan tubuh di dalam otak dan telinga bagian dalam. Pasalnya, telinga dalam dan otak (tepatnya otak kecil) merupakan pusat pengatur keseimbangan dan posisi tubuh.

    Lantas, bagaimana cara mengatasi mabuk perjalanan? Berikut paparannya dikutip laman resmi Kementerian Kesehatan.


    ADVERTISEMENT


    SCROLL TO RESUME CONTENT

    1. Atur posisi duduk

    Mabuk perjalanan bisa lebih parah atau mudah kambuh ketika Anda duduk menghadap ke belakang atau samping. Oleh karena itu, cobalah ubah posisi duduk Anda. Cari posisi duduk paling nyaman di dalam kendaraan. Contohnya seperti duduk di bagian sayap dan jendela dalam pesawat, hindari menghadap belakang saat berada dalam kapal, kereta api, atau bus dan duduk di menghadap ke depan saat berkendara dengan mobil. Hal ini mungkin bisa membantu mengurangi gejala mabuk perjalanan yang Anda rasakan.

    2. Hindari makan terlalu kenyang sebelum bepergian

    Mengisi perut sebelum melakukan perjalanan memang sangat perlu, namun jangan sampai berlebihan karena guncangan dari kendaraan bisa menyebabkan mual dan pusing.

    3. Sediakan aromaterapi

    Aromaterapi atau minyak angin juga bisa membantu mengurangi rasa mual dan tidak nyaman karena mabuk perjalanan. Aroma tersebut bisa didapatkan dari minyak esensial tertentu, seperti minyak kayu putih, lavender, lemon, atau rempah-rempah, termasuk adas dan kapulaga.

    4. Konsumsi makanan ringan atau permen

    Meskipun dinamakan makanan ringan, ternyata makanan tersebut memiliki dampak yang cukup besar untuk meminimalisir terjadinya rasa pusing dan mual saat di perjalanan. Jadi, pastikan untuk selalu menyediakan makanan ringan untuk dibawa menjadi teman saat di perjalanan. Anda bisa membawa snack seperti buah-buahan ataupun permen dengan rasa mint untuk mencegah dan mengurangi perasaan mual.

    5. Istirahat yang cukup sebelum bepergian

    Melakukan perjalanan dengan kendaraan terutama yang memakan waktu lama memerlukan kondisi tubuh yang fit. Oleh karena itu sebelum bepergian pastikan di hari sebelumnya Anda sudah beristirahat dengan cukup agar tubuh memiliki energi maksimal untuk memulai perjalanan.

    Apabila waktu istirahat kamu kurang maka hal tersebut akan berpotensi besar menyebabkan pusing dan rasa mual ketika sedang diperjalanan.

    6. Hindari membaca buku atau bermain ponsel

    Membaca buku atau bermain ponsel ketika dalam perjalanan dapat menimbulkan rasa pusing atau mual karena kegiatan tersebut daapt menyebabkan ketidakselarasan antara telinga dan mata. Ketika mata terfokus pada satu titik, tubuh berusaha untuk menyeimbangkan posisi karenan adanya guncangan saat dalm perjalanan. Saat itulah rasa mual atau pusing akan muncul.

    7. Mencari udara segar

    Saat melakukan perjalan jauh, umumnya kita akan merasa bosan dan penat. Apalagi jika melewati jalanan yang berliku dan macet. Akibatnya kita akan merasa suntuk dalam mobil. Untuk mengatasinya Anda bisa mencari udara segar.

    Cobalah untuk membuka sedikit jendela agar dapat menghirup udara segar. Hal ini akan membantu saat Anda merasa mual dan pusing.

    8. Minum obat mabuk perjalanan

    Mabuk perjalanan bukan merupakan kondisi serius, dan cukup ditangani dengan obat anti mabuk yang disarankan diminum satu hingga dua jam sebelum perjalanan. Konsumsi obat ini bisa dilakukan sebelum atau setelah gejala muncul.

    Obat mencegah mabuk perjalanan yang biasanya diresepkan dokter adalah domperidone, metoclopramide, atau ondansetron.

    Namun, perlu diingat bahwa sebagian obat mencegah mabuk perjalanan memiliki efek samping yang menyebabkan rasa kantuk. Sehingga, hindari mengkonsumsi obat mencegah mabuk perjalanan saat Anda harus mengemudikan kendaraan.



    Artikel Selanjutnya


    Jadwal Cuti Bersama Lebaran 2024, Catat Buat Ajukan Cuti

    (hsy/hsy)


    Inspirasi Sukses True Success
    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Fitriana Herman

    Related Posts

    Jangan Sampai Hambat Anak Jadi Sukses, Orang Tua Haram Lakukan Ini

    25 Januari 2025

    Jangan Keliru! Nama Mobil Kijang Itu Singkatan, Ini Kepanjangannya

    25 Januari 2025

    6 Tempat Wisata Legend Ini Dulu Ramai, Kini Sepi Bak Kuburan

    25 Januari 2025
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Tim Kerja
    • Kontak
    • S & K
    • Privasi
    © 2026 - Dexpert, inc.

    PT Dexpert Corp Indonesia

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.