Close Menu
Dexpert
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    • Jasa Website
    • Referensi
    • Cek Palgiarism
    • Update Konten
    • Blog
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    Home»Inspiring You»5 Tips Aman dan Nyaman Naik Pesawat Saat Hamil, Bumil Simak!
    Inspiring You

    5 Tips Aman dan Nyaman Naik Pesawat Saat Hamil, Bumil Simak!

    Fitriana HermanBy Fitriana Herman12 Juli 2023Updated:12 Juli 2023Tidak ada komentar3 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

    Jakarta, Dexpert.co.id – Saat masa kehamilan, ibu hamil juga ingin bepergian dengan menggunakan pesawat terbang. Meski demikian, ada beberapa hal yang harus diperhatikan agar tidak membahayakan janin dalam kandungan.

    Secara umum, ibu hamil yang usia kehamilannya berada di trimester 1 (1-13 minggu) dengan kondisi bayi dan ibu sehat, boleh bepergian dengan pesawat. Namun demikian, usia kehamilan yang paling disarankan untuk melakukan perjalanan udara adalah usia 14-26 minggu.

    Mengutip WebMD, trimester kedua adalah waktu terbaik untuk terbang. Sebab pada masa ini, ibu hamil memiliki risiko yang lebih kecil untuk mengalami kelahiran mendadak ataupun kelahiran prematur.


    ADVERTISEMENT


    SCROLL TO RESUME CONTENT

    Namun, sebelum memesan pesawat, kunjungi dokter Anda dan jelaskan detail perjalanannya. Jika dokter mengizinkan Anda untuk terbang, lakukan tindakan pencegahan sebelum dan selama penerbangan agar tetap aman dan sehat.

    Berikut beberapa tips untuk ibu hamil yang ingin bepergian menggunakan pesawat terbang melansir WebMD.

    1. Periksa Kebijakan Maskapai Penerbangan dan Asuransi

    Beberapa maskapai melarang penerbangan setelah usia kandungan 36 minggu. Hubungi operator penerbangan Anda dan tanyakan tentang kebijakan mereka untuk pelancong yang sedang hamil.

    Tanyakan apakah Anda memerlukan catatan dari dokter yang memverifikasi tanggal jatuh kelahiran.

    Periksa juga asuransi kesehatan Anda. Apa yang terjadi jika Anda memerlukan bantuan medis atau jika melahirkan di tempat tujuan.

    Jika Anda bepergian ke luar negeri, lihat apakah Anda memerlukan polis tambahan untuk pertanggungan di luar negeri. Pertimbangkan untuk membeli asuransi evakuasi medis sehingga Anda dapat diterbangkan pulang untuk mendapatkan perawatan medis, jika perlu.

    2. Miliki izin terbang dari dokter

    Beberapa minggu sebelum bepergian dengan pesawat (atau beberapa bulan, jika Anda bepergian ke luar negeri), temui dokter Anda. Sangat penting untuk mendapatkan izin lepas landas jika memiliki masalah medis kronis seperti masalah pernapasan.

    Seringkali, maskapai meminta ibu hamil menunjukkan surat izin bepergian dari dokter kandungan.

    3. Hindari Makanan Bergas

    Hindari mengonsumsi makanan mengandung gas (kacang-kacangan, kol, brokoli) sebelum penerbangan. Perjalanan internasional dapat membuat Anda terkena bakteri yang dapat menyebabkan diare. 

    Selain itu, hindari juga minuman berkarbonasi karena dapat membuat Anda merasa tidak nyaman dalam penerbangan.

    4. Sering minum

    Jangan sampai mengalami dehidrasi selama penerbangan. Jika Anda mengalami dehidrasi, hal itu dapat mengurangi aliran darah ke rahim. Anda disarankan gunakan alas kaki yang nyaman dan lakukan gerakan ringan di dalam pesawat untuk menjaga aliran darah tetap lancar.

    5. Pilih kursi pesawat terbaik

    Kursi lorong akan memudahkan Anda untuk masuk dan keluar menuju ke kamar mandi. Namun, kursi di dekat sayap pesawat paling aman dari guncangan di udara. 

    Jangan lakukan penerbangan internasional jika:

    • Kehamilan pertama dan Anda berusia 35 tahun ke atas 
    • Mengandung lebih dari satu bayi
    • Memiliki kelainan plasenta
    • Mengalami pendarahan vagina atau risiko keguguran
    • Memiliki riwayat keguguran, kehamilan ektopik, persalinan prematur atau ketuban pecah dini, tekanan darah tinggi, diabetes.



    Artikel Selanjutnya


    Simak! Ini Posisi Paling Aman di Pesawat

    (hsy/hsy)


    Selalu Semangat Smart your life
    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Fitriana Herman

    Related Posts

    Jangan Sampai Hambat Anak Jadi Sukses, Orang Tua Haram Lakukan Ini

    25 Januari 2025

    Jangan Keliru! Nama Mobil Kijang Itu Singkatan, Ini Kepanjangannya

    25 Januari 2025

    6 Tempat Wisata Legend Ini Dulu Ramai, Kini Sepi Bak Kuburan

    25 Januari 2025
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Tim Kerja
    • Kontak
    • S & K
    • Privasi
    © 2026 - Dexpert, inc.

    PT Dexpert Corp Indonesia

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.