Close Menu
Dexpert
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    • Jasa Website
    • Referensi
    • Portofolio
    • Update Konten
    • Blog
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    Home»Inspiring You»5 Makanan Sederhana yang Bikin Orang Jepang Panjang Umur
    Inspiring You

    5 Makanan Sederhana yang Bikin Orang Jepang Panjang Umur

    Fitriana HermanBy Fitriana Herman23 Maret 2023Updated:23 Maret 2023Tidak ada komentar3 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

    Jakarta, CNBC Indonesia – Penduduk Jepang terkenal memiliki angka harapan hidup yang lebih tinggi dibanding penduduk di banyak negara lain di dunia. Ini artinya, secara umum penduduk Jepang hidup lebih lama dibanding kebanyakan orang lain di dunia. 

    Selama bertahun-tahun, banyak ahli yang mencoba mencari tahu resep panjang para penduduk di Negeri Sakura tersebut. Dan salah satu temuannya adalah makanan yang mereka konsumsi. 

    Seorang ahli gizi profesional asal Tokyo, Jepang, Asako Miyashita membagikan 5 makanan khas negaranya yang dipercaya bisa membantu seseorang untuk berumur panjang.


    ADVERTISEMENT


    SCROLL TO RESUME CONTENT

    Asako dibesarkan di Jepang. Ia sejak kecil diajarkan untuk menganggap makanan sebagai obat. Neneknya yang berusia 92 tahun juga meyakini bawa umur panjangnya disebabkan oleh mengonsumsi makanan yang tepat.

    Berikut adalah lima makanan yang dia makan setiap hari agar tetap sehat dan hidup lebih lama:

    1. Sup Miso

    Miso adalah pasta yang terbuat dari kedelai dan biji-bijian yang difermentasi. Miso sangat populer, terlebih orang Jepang dikenal dengan diet makanan fermentasinya.

    Sup miso mengandung probiotik, bakteri hidup, atau ragi dalam makanan fermentasi yang dapat membantu menyeimbangkan kesehatan usus dan meningkatkan sistem kekebalan tubuh.

    Sebuah penelitian menemukan bahwa pria dan wanita yang mengonsumsi kedelai yang paling banyak difermentasi (seperti miso, tahu, dan tempe) memiliki kemungkinan 10% lebih rendah untuk meninggal lebih awal dibandingkan mereka yang jarang mengonsumsi makanan tersebut.

    2. Ubi Jepang




    Foto: Ilustrasi ubi ungu (Istockphoto/marhero)
    ilustrasi ubi ungu (Istockphoto/marhero)

    Ubi jalar ungu atau yang disebut “imo” dalam bahasa Jepang ini sering dimakan sebagai makanan ringan atau makanan penutup. Makanan ini kaya akan karbohidrat sehat dan antosianin, sekelompok antioksidan yang ditemukan dalam sayuran merah dan ungu yang mengandung sifat anti penuaan.

    Studi juga menunjukkan bahwa ubi jalar dapat membantu mengurangi risiko penyakit kardiovaskular.

    3. Rumput laut




    Sup Rumput Laut Korea (Tangkapan Layar Cookpad.com)Foto: Sup Rumput Laut (Tangkapan Layar Cookpad.com)

    Rumput laut kaya akan mineral penting seperti zat besi, kalsium, folat, dan magnesium. Mengonsumsi rumput laut setiap hari membantu menambah serat harian.

    Asupan serat yang cukup telah dikaitkan dengan penurunan risiko penyakit jantung, stroke, hipertensi, dan diabetes tipe 2. Rumput laut juga mengandung antioksidan seperti fucoxanthin dan fucoidan, keduanya memiliki sifat anti-inflamasi, anti-penuaan, dan anti-kanker.

    4. Ikan




    Meat from a 278kg bluefin tuna, priced with a 333,600,000 yen bid at the Toyosu fish market's first tuna auction this year is pictured at Sushi Zanmai restaurant in Tokyo, Japan, January 5, 2019. REUTERS/Kim Kyung-HoonFoto: Ilustrasi daging ikan (REUTERS/Kim Kyung-Hoon)

    Jangan lupa menambah kandungan protein dalam makanan Anda. Adapun makanan dengan protein tinggi bisa didapat dari ikan berlemak seperti salmon dan tuna.

    Lemak omega-3 dalam ikan dapat membantu menurunkan tekanan darah, menurunkan trigliserida, dan meredakan peradangan. Asako berpesan, melakukan praktik makan dengan penuh perhatian atau ‘mindfull eating’ bisa berkontribusi pada kesehatan dan kualitas hidup seseorang.

    5. Lobak Daikon

    Lobak daikon adalah sayuran akar populer dalam masakan Jepang yang memberikan banyak manfaat kesehatan.

    Lobak daikon telah dikenal dapat membantu mencegah masuk angin dan meningkatkan sistem kekebalan tubuh. Satu lobak mengandung 124% asupan vitamin C harian yang direkomendasikan.

    Bila kesulitan mencari lobak daikon, Anda bisa menggantinya dengan sayuran akar sehat lainnya termasuk wortel, bit, parsnip, dan lobak putih.


    Artikel Selanjutnya


    Punya Asam Urat? Jangan Makan 5 Sayuran Ini Ya

    (hsy/hsy)


    Never Give Up Smart your life
    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Fitriana Herman

    Related Posts

    Jangan Sampai Hambat Anak Jadi Sukses, Orang Tua Haram Lakukan Ini

    25 Januari 2025

    Jangan Keliru! Nama Mobil Kijang Itu Singkatan, Ini Kepanjangannya

    25 Januari 2025

    6 Tempat Wisata Legend Ini Dulu Ramai, Kini Sepi Bak Kuburan

    25 Januari 2025
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Tim Kerja
    • Kontak
    • S & K
    • Privasi
    © 2026 - Dexpert, inc.

    PT Dexpert Corp Indonesia

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.