Close Menu
Dexpert
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    • Jasa Website
    • Referensi
    • Cek Palgiarism
    • Update Konten
    • Blog
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    Home»Inspiring You»5 Kebiasaan Tak Terduga Albert Einstein, Bisa Bikin Jenius?
    Inspiring You

    5 Kebiasaan Tak Terduga Albert Einstein, Bisa Bikin Jenius?

    Fitriana HermanBy Fitriana Herman5 Maret 2024Updated:5 Maret 2024Tidak ada komentar3 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

    Jakarta, CNBC Indonesia – Albert Einstein adalah ilmuwan termasyhur dunia karena berhasil mengubah pemahaman tentang energi, massa, ruang, dan gravitasi. Berbagai teori yang dikemukakan mampu membuat Einstein mendapat Nobel Fisika pada 1921.

    Atas dasar ini, Einstein dianggap bukan hanya ilmuwan termasyhur, tetapi orang tercerdas di dunia. Banyak orang ingin mengetahui kebiasaan-kebiasaan Einstein yang membuatnya bisa seperti itu. Sebab, kebiasaan sehari-hari terbukti punya dampak besar pada otak manusia.

    Lantas, apa saja kebiasaan sehari-hari Albert Einstein?


    ADVERTISEMENT


    SCROLL TO RESUME CONTENT

    1. Tidur 10 jam 

    Para ilmuwan dikenal sebagai salah satu profesi yang punya jam tidur sedikit. Mereka lebih memilih berjibaku di dalam laboratorium atau ruang kerja untuk mencari solusi atas suatu permasalahan.

    Namun, itu semua tak berlaku buat Einstein. Pasalnya, dia mengaku tidur selama 10 jam per hari, lebih banyak 2 jam dari rata-rata manusia pada umumnya. Waktu tersebut belum termasuk kegemarannya tidur siang selama beberapa jam.

    Waktu tidur lebih lama memang berdampak baik bagi kesehatan manusia. Kepada BBC, ahli syaraf di Universitas Ottawa, Stuart Fogel, menjelaskan tidur tanpa mimpi berperan besar pada peningkatan memori dan pembelajaran seseorang. 

    Jika mengalami kondisi demikian, maka seseorang cenderung punya kecerdasan lebih besar di pemecahan masalah baru, penggunaan logika, dan identifikasi pola masalah. Dan, semua itu berada di otak Einstein. 

    Kendati demikian, bukan berarti Anda terus tidur agar bisa seperti Einstein. Waktu tidur lama harus juga disertai produktivitas saat melek.

    2. Berjalan kaki setiap hari

    Einstein punya kebiasaan jalan kaki 45 menit selama 3 kali dalam sehari. Dalam riset, kebiasaan tersebut bukan hanya terbukti meningkatkan kebugaran, tetapi juga daya ingat, kreativitas, dan pemecahan masalah. 

    Proses berjalan, menggerakkan kaki kanan dan kiri secara bergantian, melatih keseimbangan otak. Pada titik ini, kerja otak jadi lebih berimbang, sehingga bagian-bagian otak bisa bekerja lebih optimal. Ketika terjadi orang biasa punya pemikiran lebih cemerlang.

    3. Makan spaghetti

    Einstein diketahui penggemar makanan Italia, spaghetti. Namun, apakah spaghetti terbukti meningkatkan kecerdasan? Sayangnya, tidak.

    Otak adalah organ paling rakus karena mengkonsumsi 20% energi tubuh. Namun, konsumsi itu bukan didapat dari karbohidrat, seperti spaghetti. Kelebihan karbohidrat malah berbahaya bagi tubuh. Alih-alih cerdas, otak malah jadi lebih mudah mengantuk. Energi tubuh pun jadi lebih cepat habis. 

    4. Merokok

    Einstein adalah perokok cerutu akut. Saking akutnya dia pernah memungut sisa-sisa tembakau untuk dimasukkan kembali ke cerutu. Lagi-lagi, merokok tidak membuat seseorang pintar. Alih-alih berdampak cerdas, seseorang malah bisa tewas. 

    Semua riset ilmiah menyebut menghisap rokok tidak baik. Semua organ tubuh bisa melemah. BBC menyebut dalam kasus Einstein merokok memang tak membuatnya pintar, tetapi memang dia sudah pintar dari awalnya. Jadi tak ada korelasi antara kecerdasan Einstein dan hobi merokok.

    5. Tidak pernah pakai kaus kaki

    Gaya berpakaian Einstein cenderung berubah. Namun, satu hal yang pasti yaitu penolakannya terhadap kaus kaki. Seumur hidup dia tak pernah pakai kaus kaki. Pasalnya, jempol kakinya selalu melubangi kaus kaki hingga bolong. Alhasil, dia pun ogah pakai kaus kaki lagi karena terus merugi.

    Meski begitu, tidak ada korelasi keengganan pakai kaus kaki dengan kecerdasan. Ini semua hanya mode berpakaian Einstein. 

    Jadi, itulah 5 kebiasaan sehari-hari Albert Einstein. Seperti pepatah, kebiasaan baik perlu ditiru dan kebiasaan buruk harus ditinggalkan. 

    (mfa/mfa)


    Never Give Up Smart your life
    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Fitriana Herman

    Related Posts

    Jangan Sampai Hambat Anak Jadi Sukses, Orang Tua Haram Lakukan Ini

    25 Januari 2025

    Jangan Keliru! Nama Mobil Kijang Itu Singkatan, Ini Kepanjangannya

    25 Januari 2025

    6 Tempat Wisata Legend Ini Dulu Ramai, Kini Sepi Bak Kuburan

    25 Januari 2025
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Tim Kerja
    • Kontak
    • S & K
    • Privasi
    © 2026 - Dexpert, inc.

    PT Dexpert Corp Indonesia

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.