Close Menu
Dexpert
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    • Jasa Website
    • Referensi
    • Cek Palgiarism
    • Update Konten
    • Blog
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    Home»Inspiring You»5 Jurus Frugal Living dari Miliuner Muda Berusia 37 Tahun
    Inspiring You

    5 Jurus Frugal Living dari Miliuner Muda Berusia 37 Tahun

    Fitriana HermanBy Fitriana Herman20 September 2024Updated:20 September 2024Tidak ada komentar3 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email



    Daftar Isi



    JakartaDexpert.co.id – Memiliki kekayaan yang melimpah adalah mimpi banyak orang di dunia. Sebab, memiliki banyak harta terkadang mampu mempermudah kehidupan, terutama untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari.

    Co-founder Parent Portfolio, Jonathan Sanchez adalah salah satu sosok yang berhasil memiliki kekayaan melimpah sebelum berusia 40 tahun. Sanchez mengaku, total nilai kekayaan bersihnya telah mencapai US$1 juta atau sekitar Rp15,09 miliar (asumsi kurs Rp15.092/US$) saat ia baru berusia 37 tahun.

    Kekayaan tersebut bukan semata-mata berasal dari peluncuran Parent Portfolio yang merupakan situs web keuangan pribadi, tetapi juga hasil menerapkan lima kebiasaan hemat dalam kehidupan sehari-hari. Lantas, apa saja kebiasaan hemat Sanchez? Berikut ulasannya, melansir dari CNBC Make It.

    1. Rutin Mengunjungi Perpustakaan Umum

    Sanchez menilai bahwa perpustakaan umum adalah tempat yang luar biasa untuk dikunjungi karena memberikan banyak sumber daya gratis dan bisa dimanfaatkan. Sanchez mengaku bahwa selain meminjam buku, ia dan keluarganya juga sering menggunakan printer 3D milik perusahaan dan meminjam permainan papan hingga peralatan podcast.

    “Kami juga memanfaatkan beberapa kegiatan komunitas, seperti kelas membuat kue, seni, hingga pelatihan bela diri dasar,” kata Sanchez, dikutip Jumat (20/9/2024).

    “Berapapun penghasilannya, saya akan selalu memastikan untuk memiliki kartu perpustakaan,” lanjutnya.

    2. Tidak Membeli Kopi di Kafe

    Menurut Sanchez, membeli kopi dari kafe setiap hari adalah kebiasaan yang mahal dan boros. Maka dari itu, ia lebih memilih untuk membuat kopi sendiri di rumah.

    “Saya lebih memilih membeli bubuk kopi seharga US$16 (atau sekitar Rp241 ribu) yang akan bertahan sekitar dua bulan dari toko kelontong dan menyeduhnya dengan mesin kopi di rumah,” ujar Sanchez.

    “Namun, saya sama sekali tidak berhenti membeli kopi di kafe. Saya dan istri masih tetap menyiapkan dana khusus setiap bulan jika ingin duduk-duduk di kedai kopi saat bepergian,” sambungnya.

    3. Merawat dan Memperbaiki Barang-barang Sendiri

    Jika ada barang yang rusak di rumah, Sanchez mengaku bahwa ia akan berusaha untuk memperbaikinya sendiri terlebih dahulu. Menurutnya, berhemat tidak hanya tentang uang, tetapi juga merawat barang-barang yang dimiliki.

    “Dengan biaya kurang dari beberapa dolar, saya dapat memperpanjang usia barang-barang saya dan bisa menghemat lebih banyak uang secara keseluruhan,” kata Sanchez.

    4. Bijak dalam Menggunakan Kartu Kredit

    Hingga saat ini, Sanchez menerapkan pola pikir untuk tidak mengandalkan gaji masa depan demi membeli barang hari ini alias menggunakan kartu kredit. Dalam kesehariannya, Sanchez memutuskan untuk sangat bijak dalam penggunaan kartu kredit.

    Salah satu cara bijak Sanchez untuk menggunakan kartu kredit adalah selalu melunasi setiap bulan untuk menghindari biaya bunga tambahan. Selain itu, ia juga hanya menggunakan kartu kredit jika ia telah menganggarkan biaya tersebut dan memiliki uang sejumlah biaya di rekening bank.

    “Saya sangat memperhatikan poin kartu kredit yang kami miliki dan cara terbaik untuk memanfaatkannya, apakah itu menukarkannya dengan penerbangan gratis dan mobil sewaan, atau menggunakannya untuk mendapatkan hadiah, seperti TV dengan model 4K baru,” ujar Sanchez.

    5. Membeli Mobil Bekas

    Selain merawat mobil agar tetap awet, Sanchez dan istrinya adalah orang yang mementingkan fungsi daripada model. Hal ini terbukti dari keduanya yang hanya memiliki mobil lama keluaran tahun 2005 dan 2013.

    “Kami berinvestasi dalam perawatan mobil secara teratur dan melakukan uji tuntas saat mobil mulai menunjukkan tanda-tanda kerusakan,” jelas Sanchez.

    “Jadi, saya melakukan riset daring dan mempertimbangkan berbagai faktor sebelum membeli mobil, seperti jarak tempuh, tahun, kecelakaan sebelumnya, dan peringkat pelanggan secara keseluruhan, dan menemukan SUV bekas dengan jarak tempuh 80 ribu mil,” sambungnya.

    (rns/rns)

    Saksikan video di bawah ini:

    Video: Inovasi & Prospek Cuan Bisnis Vegan Body Care





    Next Article



    Bukan Uang & Emas, Ini 2 Hal yang Bikin Bill Gates Bahagia



    Never Give Up True Success
    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Fitriana Herman

    Related Posts

    Jangan Sampai Hambat Anak Jadi Sukses, Orang Tua Haram Lakukan Ini

    25 Januari 2025

    Jangan Keliru! Nama Mobil Kijang Itu Singkatan, Ini Kepanjangannya

    25 Januari 2025

    6 Tempat Wisata Legend Ini Dulu Ramai, Kini Sepi Bak Kuburan

    25 Januari 2025
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Tim Kerja
    • Kontak
    • S & K
    • Privasi
    © 2026 - Dexpert, inc.

    PT Dexpert Corp Indonesia

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.