Close Menu
Dexpert
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    • Jasa Website
    • Referensi
    • Cek Palgiarism
    • Update Konten
    • Blog
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    Home»Inspiring You»5 Baju Adat Jokowi di Sidang Tahunan MPR dari 2019-2023
    Inspiring You

    5 Baju Adat Jokowi di Sidang Tahunan MPR dari 2019-2023

    Fitriana HermanBy Fitriana Herman16 Agustus 2023Updated:16 Agustus 2023Tidak ada komentar5 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

    Jakarta, Dexpert.co.id – Presiden Joko Widodo (Jokowi) kembali menjadi sorotan publik berkat konsistensinya menggunakan pakaian adat khas suku di Indonesia saat menyampaikan pidato kenegaraan di Sidang Tahunan MPR RI, Rabu (16/8/2023).

    Presiden Jokowi adalah Presiden Indonesia pertama yang melakukan ‘tradisi’ mengenakan pakaian adat saat menyampaikan pidato kenegaraan di Sidang Tahunan MPR RI.

    Tercatat, ‘tradisi’ ini dimulai Jokowi sejak 2017 lalu. Sebelumnya, para Presiden hanya mengenakan setelan jas formal. Pada tahun ini, Presiden Jokowi menggunakan baju adat Tanimbar, Maluku.


    ADVERTISEMENT


    SCROLL TO RESUME CONTENT

    Berikut daftar baju adat yang dikenakan Presiden Jokowi saat membacakan pidato kenegaraan di Sidang Tahunan MPR RI pada 2019 hingga 2023.

    1. Baju Adat Suku Sasak, NTB (2019)




    Foto: Presiden Joko Widodo mengenakan baju adat Sasak Nusa Tenggara Barat (NTB) saat pidato kenegaraan Sidang Bersama DPD-DPR di di Gedung Nusantara, Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Jumat (16/8/2019).(Reuters/Willy Kurniawan)

    Pada 16 Agustus 2019 lalu, Presiden memilih baju adat Suku Sasak dari Nusa Tenggara Barat (NTB).

    Pakaian adat pria suku sasak ini disebut dengan pegon. Pegon yang berbentuk seperti jas memiliki akulturasi dan pengaruh dari tradisi Jawa dan jas Eropa. Percampuran ini dianggap sebagai lambang keagungan dan kesopanan.

    2. Baju Adat Suku Sabu (2020)




    Baju adat Suku Sabu yang dikenakan Presiden Jokowi saat pidato kenegaraan tampak megah dengan kombinasi warna hitam dan emas. (Muchlis - Biro Pers Setpres)Foto: Baju adat Suku Sabu yang dikenakan Presiden Jokowi saat pidato kenegaraan tampak megah dengan kombinasi warna hitam dan emas. (Muchlis – Biro Pers Setpres)

    Dalam pidato kenegaraan 2020, Jokowi menggunakan baju adat Suku Sabu dengan kemeja hitam lengan panjang, kain corak bunga berwarna emas yang menyilang di bagian dada, dan ikat kepala bercorak senada.

    Mengutip dari berbagai sumber, baju adat Suku Sabu untuk laki-laki terdiri atas kemeja putih lengan panjang, selendang tenun yang membentuk tanda silang di kedua bahu, dan bawahan kain sarung tenun khas NTT.

    Selain itu, baju adat Suku Sabu juga dilengkapi dengan aksesori ikat kepala berwarna keemasan, perhiasan kalung, dan sabuk emas.

    Suku Sabu adalah salah satu etnis masyarakat di Nusa Tenggara Timur (NTT) yang menduduki Pulau Sawu dan Pulau Raijua.

    3. Baju Adat Suku Baduy (2021)




    Pidato Kenegaraan Presiden RI Joko Widodo pada sidang tahunan MPR RI dan sidang bersama DPR RI-DPD RI. IstFoto: Pidato Kenegaraan Presiden RI Joko Widodo pada sidang tahunan MPR RI dan sidang bersama DPR RI-DPD RI. Ist

    Presiden Jokowi menggunakan baju adat Suku Baduy saat sidang tahunan MPR 2021. Pada saat itu, ia menggunakan pakaian serba hitam, ikat kepala hitam bercorak biru, dan tas selempang.

    Menurut Kantor Staf Presiden dalam postingan Twitter (@KSPgoid), baju adat Suku Baduy yang dikenakan Jokowi adalah hasil karya Tetua Adat sekaligus Kepala Desa Kanekes, Banten, Jaro Saija.

    Kantor Staf Presiden mengatakan, pakaian yang dikenakan Jokowi terdiri atas ikat kepala atau ‘Telekung’, ikat pinggang atau ‘Beubeur’, baju adat berlengan panjang atau ‘Kutung’, dan sarung atau ‘Samping Aros’.

    Berdasarkan warna motif yang digunakan Presiden Jokowi, baju adat yang digunakan adalah dari Suku Baduy Luar. Sebab, Baduy Luar identik dengan warna hitam dan biru, sementara Baduy Dalam memiliki ciri khas warna putih dan hitam.

    4. Baju Adat Bangka Belitung (2022)




    Presiden Indonesia Joko Widodo, mengenakan pakaian adat dari Kepulauan Bangka Belitung, ditemani istrinya Iriana Widodo dan Mantan Presiden Megawati Sukarnoputri, berjalan meninggalkan gedung parlemen setelah menyampaikan kenegaraan tahunan, menjelang Hari Kemerdekaan negara, di Jakarta, Indonesia, 16 Agustus 2022. REUTERS/Willy Kurniawan/PoolFoto: Presiden Indonesia Joko Widodo, mengenakan pakaian adat dari Kepulauan Bangka Belitung, ditemani istrinya Iriana Widodo dan Mantan Presiden Megawati Sukarnoputri, berjalan meninggalkan gedung parlemen setelah menyampaikan kenegaraan tahunan, menjelang Hari Kemerdekaan negara, di Jakarta, Indonesia, 16 Agustus 2022. REUTERS/Willy Kurniawan/Pool

    Presiden Jokowi memakai baju adat Provinsi Bangka Belitung, Paksian, saat Sidang Tahunan MPR RI 2022. Pakistan adalah hasil akulturasi budaya Arab dan Melayu.

    Pada saat itu, Jokowi mengenakan jas Arab panjang berwarna hijau, selempang bordir emas yang disampirkan di bahu kanan, kain merah dengan benang emas di pinggang, dan penutup kepala emas.

    Menurut berbagai sumber, selempang dalam baju adat Bangka Belitung yang dipakai Jokowi memiliki arti keberkatan, keselamatan, kehormatan, wibawa, percaya diri, dan harga diri.

    Lalu, motif ‘Pucuk Rebung’ yang terdapat di baju adat melambangkan kerukunan. Warna hijau dipilih karena bermakna harapan, kesejukan, dan pertumbuhan. Sementara itu, warna emas punya arti tersendiri bagi warga Bangka Belitung, yakni diyakini sebagai lambang dari kemegahan, istimewa, dan keramahan.

    5. Baju Adat Suku Tanimbar (2023)




    Pidato kenegaraan Presiden RI Joko Widodo (Jokowi) saat sidang tahunan MPR, DPR dan DPD RI, Jakarta, Rabu (16/8/2023). (Tangkapan layar Youtube Setpres RI)Foto: Pidato kenegaraan Presiden RI Joko Widodo (Jokowi) saat sidang tahunan MPR, DPR dan DPD RI, Jakarta, Rabu (16/8/2023). (Tangkapan layar Youtube Setpres RI)
    Pidato kenegaraan Presiden RI Joko Widodo (Jokowi) saat sidang tahunan MPR, DPR dan DPD RI, Jakarta, Rabu (16/8/2023). (Tangkapan layar Youtube Setpres RI)

    Presiden Jokowi menggunakan baju adat Tanimbar, Maluku, saat menghadiri gelaran Sidang Tahunan MPR RI di Jakarta, Rabu (16/8/2023).

    Terlihat, Presiden Jokowi tiba di Kompleks Parlemen, Jakarta, menggunakan kemeja putih, dua kain tenun ikat yang disilangkan di dada, kain tenun hitam panjang dengan aksen merah yang diikat di pinggang, ikat kepala hitam, dan aksesori kalung berwarna emas.

    Menurut keterangan tertulis Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo RI) yang diterima CNBC Indonesia, kain tenun hitam panjang dengan aksen merah yang diikat di pinggang Presiden Jokowi adalah ‘Umban’, yakni cawat yang terbuat dari tenun berukuran sekitar tiga meter. ‘Umban’ digunakan dengan cara diikat di bagian pinggang.

    Lalu, sarung kain tenun untuk orang dewasa digunakan dengan cara dililitkan ke badan dan dieratkan dengan kawat tembaga atau kdalan. Kdalan tersebut dikancingkan ke belakang serta agak ke bawah.

    Dalam budaya Tanimbar, ikat kepala yang dikenakan Jokowi disebut ‘Tutuban Ulu’. Mengutip dari jurnal Moda pada Januari 2021, tutuban ulu dilengkapi ‘Somalea’ atau hiasan dari bulu cendrawasih yang dikeringkan. Lalu, aksesori kalung berwarna emas yang dikenakan Jokowi disebut ‘Wangpar’.

    Melansir dari berbagai sumber, ‘Tutuban Ulu’ melambangkan keberanian dan keperkasaan seorang pemimpin, prajurit, atau ketua adat.



    Artikel Selanjutnya


    Jokowi Nyaris Konsumsi Makanan Berformalin, Ini Bahayanya

    (hsy/hsy)


    Berani sukses Inspirasi Sukses
    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Fitriana Herman

    Related Posts

    Jangan Sampai Hambat Anak Jadi Sukses, Orang Tua Haram Lakukan Ini

    25 Januari 2025

    Jangan Keliru! Nama Mobil Kijang Itu Singkatan, Ini Kepanjangannya

    25 Januari 2025

    6 Tempat Wisata Legend Ini Dulu Ramai, Kini Sepi Bak Kuburan

    25 Januari 2025
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Tim Kerja
    • Kontak
    • S & K
    • Privasi
    © 2026 - Dexpert, inc.

    PT Dexpert Corp Indonesia

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.