Close Menu
Dexpert
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    • Jasa Website
    • Referensi
    • Cek Palgiarism
    • Update Konten
    • Blog
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    Home»Inspiring You»3 Negara dengan Kasus Bullying Tertinggi di Dunia
    Inspiring You

    3 Negara dengan Kasus Bullying Tertinggi di Dunia

    Fitriana HermanBy Fitriana Herman22 Februari 2024Updated:22 Februari 2024Tidak ada komentar2 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email


    Jakarta, CNBC Indonesia – Kasus bullying yang melibatkan anak artis tengah menjadi sorotan masyarakat. Apalagi, kasus tersebut terjadi di sekolah internasional yang biayanya mahal. 

    Bullying bisa berupa menggoda, mengatakan hal-hal yang jahat, mengancam seseorang, merusak barang-barang dan meminta uang secara paksa. Namun menurut sebuah studi yang diterbitkan di jurnal Social Sciences & Humanities, bentuk bullying yang paling umum terjadi di seluruh dunia adalah ditertawakan. 

    Studi yang sama juga mengungkap bahwa, dari 51 negara yang mengikuti PISA atau Program Asesmen Siswa Internasional pada 2015 dan 2018, ada tiga negara dengan kasus bullying tertinggi, yaitu:


    ADVERTISEMENT


    SCROLL TO RESUME CONTENT

    1. Republik Dominika (32.87%)
    2. Latvia (32.47%)
    3. Hong Kong (30.82%).

    Di Republik Dominika, bentuk bullying paling umum adalah rumor dan ejekan dengan proporsi masing-masing sebesar 21,08% dan 20,26%. Berikutnya, siswa dikucilkan (19,8%) dan dirampas barangnya (18,1%). Kemudian, siswa diancam (14,5%) dan dipukul (11,67%). 

    Anak laki-laki lebih mungkin menjadi korban perundungan dibandingkan anak perempuan. Sedangkan siswa SMP umumnya lebih banyak menjadi korban perundungan dibandingkan siswa SMA, menurut studi tersebut. 

    Tanda-tanda bullying

    Jika Anda khawatir anak menjadi korban bullying, berikut beberapa tanda yang harus diwaspadai, seperti dikutip dari Rising Children.

    Tanda fisik

    • Muncul memar, luka dan goresan
    • Pakaian robek
    • Barang yang hilang
    • Hilang nafsu makan
    • Sulit tidur
    • Sering mengeluh sakit kepala atau sakit perut

    Tanda bullying di sekolah

    • Tidak ingin masuk sekolah
    • Selalu ingin dekat guru saat istirahat
    • Mulai duduk sendirian
    • Mengalami kesulitan bertanya atau menjawab pertanyaan di kelas
    • Jarang mengerjakan PR
    • Berhenti mengikuti kegiatan sekolah.

    Tanda bullying di pertemanan

    • Dikucilkan saat makan siang dan istirahat
    • Kehilangan kontak dengan teman sekelas

    Tanda bullying lainnya

    • Sering merasa cemas
    • Tiba-tiba menghapus akun sosial media



    Artikel Selanjutnya


    Biaya Sekolah di Binus School Serpong yang Diterpa Isu Bullying

    (hsy/hsy)


    Mind your business Smart your life
    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Fitriana Herman

    Related Posts

    Jangan Sampai Hambat Anak Jadi Sukses, Orang Tua Haram Lakukan Ini

    25 Januari 2025

    Jangan Keliru! Nama Mobil Kijang Itu Singkatan, Ini Kepanjangannya

    25 Januari 2025

    6 Tempat Wisata Legend Ini Dulu Ramai, Kini Sepi Bak Kuburan

    25 Januari 2025
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Tim Kerja
    • Kontak
    • S & K
    • Privasi
    © 2026 - Dexpert, inc.

    PT Dexpert Corp Indonesia

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.