Close Menu
Dexpert
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    • Jasa Website
    • Referensi
    • Cek Palgiarism
    • Update Konten
    • Blog
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    Home»Inspiring You»3 Manfaat Puasa Ramadan untuk Kesehatan Lambung, Wajib Tahu!
    Inspiring You

    3 Manfaat Puasa Ramadan untuk Kesehatan Lambung, Wajib Tahu!

    Fitriana HermanBy Fitriana Herman24 Maret 2023Updated:25 Maret 2023Tidak ada komentar2 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

    Jakarta, Dexpert.co.id – Bulan suci Ramadan adalah salah satu momen yang paling ditunggu-tunggu oleh umat Muslim di seluruh dunia. Selama bulan Ramadan, umat Muslim diwajibkan untuk untuk menahan lapar, haus, dan hawa nafsu dari terbit fajar hingga terbenamnya matahari.

    Meskipun menahan lapar dan haus selama seharian penuh, ternyata puasa memberikan berbagai dampak positif bagi kesehatan tubuh. Salah satu dampak positif tersebut adalah bagi lambung, padahal sering kali puasa menjadi kekhawatiran bagi seseorang yang memiliki permasalahan lambung.

    Berikut tiga manfaat puasa Ramadan bagi kesehatan lambung, dilansir dari laman resmi Kementerian Kesehatan (Kemenkes).


    ADVERTISEMENT


    SCROLL TO RESUME CONTENT

    1. Menurunkan risiko kenaikan asam lambung

    Puasa sering kali dianggap dapat meningkatkan risiko naiknya asam lambung. Kadar asam lambung yang mengalami peningkatan akan melukai beberapa organ tubuh. Namun, puasa dapat meringankan sekresi asam lambung sehingga kemunculan luka pada dinding lambung pun akan berkurang. Dengan demikian, penderita asam lambung akan mendapatkan manfaat kesehatan maksimal bila berpuasa sesuai anjuran.

    2. Mengurangi Gerakan pada Lambung dan Usus

    Umat Muslim yang berpuasa selama Ramadan hanya makan pada saat sahur dan berbuka puasa. Ternyata, berkurangnya frekuensi makan turut menurunkan pergerakan dalam lambung dan usus. Hal tersebut secara tak langsung menurunkan kemungkinan terjadinya gesekan yang menimbulkan luka. Dengan demikian, lambung dan usus pun dapat memulihkan diri sekaligus beristirahat.

    3. Meredakan stres dan tekanan mental lainnya

    Salah satu pemicu kenaikan asam lambung yang jarang tidak disadari adalah mudah stres atau terserang tekanan mental lainnya. Namun, berpuasa memungkinkan tingkat stres seseorang mengalami penurunan karena selama beberapa jam perut dalam kondisi kosong. Akibatnya, pikiran hanya terfokus pada lapar dan haus sehingga stres teralihkan.


    Artikel Selanjutnya


    Mau Puasa Nih Bunda! Ini Tips Anak Bisa Kuat Sampai Magrib

    (hsy/hsy)


    Ide Sukses True Success
    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Fitriana Herman

    Related Posts

    Jangan Sampai Hambat Anak Jadi Sukses, Orang Tua Haram Lakukan Ini

    25 Januari 2025

    Jangan Keliru! Nama Mobil Kijang Itu Singkatan, Ini Kepanjangannya

    25 Januari 2025

    6 Tempat Wisata Legend Ini Dulu Ramai, Kini Sepi Bak Kuburan

    25 Januari 2025
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Tim Kerja
    • Kontak
    • S & K
    • Privasi
    © 2026 - Dexpert, inc.

    PT Dexpert Corp Indonesia

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.