Close Menu
Dexpert
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    • Jasa Website
    • Referensi
    • Cek Palgiarism
    • Update Konten
    • Blog
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    Home»Inspiring You»3 Fakta Sekte Sesat di Kenya: Dilarang Makan Demi Yesus
    Inspiring You

    3 Fakta Sekte Sesat di Kenya: Dilarang Makan Demi Yesus

    Fitriana HermanBy Fitriana Herman22 Agustus 2023Updated:22 Agustus 2023Tidak ada komentar3 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

    Jakarta, Dexpert.co.id – Sekte sesat di Kenya yang dipimpin oleh Paul Mackenzie kembali membuka fakta baru.

    Melansir dari NBC News, Komisaris Wilayah Pesisir, Rhoda Onyancha, mengungkapkan bahwa total jumlah korban yang meninggal akibat menjadi pengikut sekte sesat di Hutan Shakahola, Malindi, Kenya itu menjadi 403 orang. Setidaknya, ada 95 orang yang berhasil diselamatkan otoritas Kenya.

    Saat ini, Mackenzie telah ditahan oleh kepolisian bersama 36 tersangka lainnya. Berdasarkan laporan terakhir, semua pihak yang diamankan belum terkena dakwaan.


    ADVERTISEMENT


    SCROLL TO RESUME CONTENT

    Berikut tiga fakta terbaru sekte sesat di Kenya, melansir dari berbagai sumber, Selasa (22/8/2023).




    Foto: REUTERS/STRINGER
    An emaciated member of a Christian cult named as Good News International Church, whose members believed they would go to heaven if they starved themselves to death, reacts as she is guarded by Kenya police officers and members of the civil society in Shakahola forest of Kilifi county, Kenya April 23, 2023. REUTERS/Stringer

    1. Dilarang Makan Demi Bertemu Yesus

    Sekte sesat ini diduga mendoktrin ratusan orang untuk mengikuti ajaran sekte Good News International Church. Dalam ajaran tersebut, Mackenzie memengaruhi para pengikut sekte untuk ‘berpuasa’ dengan tidak makan dan minum dalam waktu yang lama.

    Mackenzie mengatakan, melaparkan diri hingga meninggal dunia adalah jalan untuk bisa ke surga dan bertemu Yesus sebelum hari kiamat.

    Melansir dari France24, Direktur Eksekutif Haki Africa, Hussein Khalid, mengatakan bahwa pendeta sekte mewajibkan anak-anak untuk berpuasa terlebih dahulu, kemudian diikuti oleh perempuan dan laki-laki dewasa. Dilaporkan, sekitar 50 hingga 60 persen korban tewas adalah anak-anak.

    Tidak hanya itu, sekte tersebut juga melarang anak-anak untuk bersekolah.

    2. Ada 613 Orang Dilaporkan Hilang

    Menurut laporan NBC News, sekitar 614 orang dilaporkan hilang. Hingga saat ini, para penyelidik masih terus menemukan kuburan massal di Hutan Shakahola.

    Onyancha mengatakan, sekitar 253 dari 403 jenazah telah melewati proses pencocokan DNA. Ahli patologi mengatakan bahwa sebagian besar jenazah sudah terurai.

    3. Diduga Ada Perdagangan Organ

    Melansir dari Anadolu Ajansi, tim penyelidikan mengungkapkan bahwa sejumlah korban tewas kehilangan organ tubuh. Diduga, sekte ini juga terlibat dalam perdagangan organ manusia.

    Berkaitan dengan kasus ini, Menteri Dalam Negeri Kenya, Kithure Kindiki, mengeluarkan peringatan keras dan bersumpah untuk mempertanggungjawabkan kasus ini yang diklaim sebagai kelalaian dalam tugas mereka.

    Secara khusus, Kindiki menyinggung beberapa petugas Layanan Polisi Nasional dan beberapa pejabat yudikatif. Dalam pernyataannya, Kindiki menyebut mereka sebagai pihak yang mungkin bakal menghadapi konsekuensi hukum atas dugaan kegagalan dalam mencegah peristiwa tragis yang melibatkan sekte Shakahola.

    Kindiki mengatakan, petugas Layanan Polisi Nasional dan beberapa pejabat yudikatif gagal bertindak atas laporan tentang aktivitas pemimpin sekte tersebut.

    “Jika mereka bertindak atas laporan tersebut, mungkin kematian di Shakahola bisa dicegah atau diredam,” kata Kindiki.

    (hsy/hsy)


    Berani sukses Mind your business
    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Fitriana Herman

    Related Posts

    Jangan Sampai Hambat Anak Jadi Sukses, Orang Tua Haram Lakukan Ini

    25 Januari 2025

    Jangan Keliru! Nama Mobil Kijang Itu Singkatan, Ini Kepanjangannya

    25 Januari 2025

    6 Tempat Wisata Legend Ini Dulu Ramai, Kini Sepi Bak Kuburan

    25 Januari 2025
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Tim Kerja
    • Kontak
    • S & K
    • Privasi
    © 2026 - Dexpert, inc.

    PT Dexpert Corp Indonesia

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.