Close Menu
Dexpert
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    • Jasa Website
    • Referensi
    • Cek Palgiarism
    • Update Konten
    • Blog
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    Home»Inspiring You»11 Tanda Tubuh Kurang Tidur, Bukan Cuma Sering Ngantuk
    Inspiring You

    11 Tanda Tubuh Kurang Tidur, Bukan Cuma Sering Ngantuk

    Fitriana HermanBy Fitriana Herman10 Mei 2023Updated:10 Mei 2023Tidak ada komentar2 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

    Jakarta, Dexpert.co.id – Tidur adalah kebutuhan tubuh yang harus dipenuhi untuk beristirahat dan memulihkan tenaga setelah beraktivitas seharian. Namun, tidak sedikit orang yang masih mengabaikan waktu tidur yang cukup.

    Melansir dari CNBC Make It, American Academy of Sleep Medicine merekomendasikan orang dewasa untuk tidur setidaknya tujuh jam setiap malam. Namun, hal tersebut kadang sulit untuk dilakukan karena ada sejumlah aktivitas yang menyulitkan tidur cukup.

    Maka dari itu, penting bagi seseorang untuk mengenali tanda-tanda tersembunyi yang menunjukkan bahwa tubuh memerlukan waktu istirahat yang lebih. Apa saja? Berikut rangkumannya menurut dokter medis dan ahli gizi, dr. Amy Shah.


    ADVERTISEMENT


    SCROLL TO RESUME CONTENT

    1. Anda membutuhkan waktu 30 menit atau lebih dari durasi normal untuk tertidur saat malam hari

    2. Anda sering melupakan mimpi saat tidur

    3. Tubuh masih merasa lelah ketika bangun pagi

    4. Sering merasa lapar dan nafsu makan terhadap makanan cepat saji (junk food) meningkat

    5. Sering terbangun secara tiba-tiba dari jadwal yang seharusnya

    6. Sering merasa mengantuk dan lelah sepanjang hari

    7. Sering terbangun lebih dari satu kali saat malam hari

    8. Sering merasa khawatir dan banyak pikiran saat malam hari

    9. Mata merah dan bengkak

    10. Kantong mata sangat menghitam saat pagi hari

    11. Emosi tidak stabil (mudah marah, impulsif, cemas berlebihan, hingga sedih)

    Guna mengatasi masalah kurang tidur, dr. Shah menyarankan seseorang untuk sudah berada di tempat tidur antara pukul 9.00 atau 10.00 malam dan menargetkan bangun antara pukul 5.30 dan 7.00 pagi. Ia mengatakan, jadwal tersebut harus dilakukan setiap hari tanpa terkecuali.

    “Biasanya, saya selalu tidur siang sebentar selama 20 menit sehingga bisa memiliki energi ekstra untuk beraktivitas,” ujar dr. Shah, dikutip Selasa (9/5/2023).

    Selain itu, dr. Shah juga menyarankan untuk membatasi konsumsi protein hewani, gula rafinasi, garam, dan lemak jenuh. Sebab, makanan tersebut bisa memicu pelepasan kortisol yang berlebihan. Kortisol adalah hormon yang menyediakan energi melimpah bagi tubuh.

    “Sebagai gantinya, konsumsi buah dan sayuran yang dapat meningkatkan ritme produksi kortisol yang sehat agar tidur bisa lebih nyenyak,” sebut dr. Shah,

    Berikut tips mengatasi masalah kurang tidur menurut dr. Shah.

    1. Hindari mengonsumsi kopi, alkohol, dan nikotin sebelum tidur

    2. Jaga suhu kamar agar tetap sejuk

    3. Rutin berolahraga



    Artikel Selanjutnya


    Kenali 12 Tanda Anak yang Jenius, Putra-Putri Anda Termasuk?

    (hsy/hsy)


    Berani sukses True Success
    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Fitriana Herman

    Related Posts

    Jangan Sampai Hambat Anak Jadi Sukses, Orang Tua Haram Lakukan Ini

    25 Januari 2025

    Jangan Keliru! Nama Mobil Kijang Itu Singkatan, Ini Kepanjangannya

    25 Januari 2025

    6 Tempat Wisata Legend Ini Dulu Ramai, Kini Sepi Bak Kuburan

    25 Januari 2025
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Tim Kerja
    • Kontak
    • S & K
    • Privasi
    © 2026 - Dexpert, inc.

    PT Dexpert Corp Indonesia

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.