Close Menu
Dexpert
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    • Jasa Website
    • Referensi
    • Cek Palgiarism
    • Update Konten
    • Blog
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    Home»Inspiring You»11 Tanda Rumah Anda Sudah Tercemar Polusi Udara, Perhatikan!
    Inspiring You

    11 Tanda Rumah Anda Sudah Tercemar Polusi Udara, Perhatikan!

    Fitriana HermanBy Fitriana Herman1 September 2023Updated:1 September 2023Tidak ada komentar2 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

    Jakarta, CNBC Indonesia – Polusi udara di wilayah Jakarta dan sekitarnya makin mencekik. Efek kesehatan dari bencana lingkungan ini sudah banyak dirasakan masyarakat. Buktinya, Puskesmas dan layanan kesehatan lainnya kebanjiran pasien yang mengalami gangguan pernapasan.

    Kabar buruk lainnya, polusi udara juga bisa berpindah dan masuk ke dalam rumah Anda. 

    Sistem imun akan merespon keberadaan alergen dengan mengaktifkan selaput lendir di hidung dan tenggorokan, sehingga membuat Anda batuk, bersin, dan hidung meler. Anda mungkin juga merasakan mata Anda gatal dan berair, yang merupakan gejala lain bahwa sistem kekebalan Anda diaktifkan oleh kontaminan di udara.


    ADVERTISEMENT


    SCROLL TO RESUME CONTENT

    Berikut adalah sejumlah gejala yang bisa menjadi indikasi bahwa udara di dalam rumah Anda sudah tercemar polusi:

    • Mata kering, gatal, berair
    • Iritasi mata, hidung, tenggorokan, dan kulit
    • Hidung meler
    • Sakit kepala
    • Kelelahan
    • Sesak napas
    • Hipersensitivitas dan alergi
    • Hidung tersumbat
    • Batuk dan bersin
    • Pusing
    • Mual

    Clinical & Scientific Lead AsaRen, dr. Meryl Kallman, mengimbau masyarakat untuk membiasakan bernapas lewat hidung, bukan mulut. Sebab, hidung adalah ‘air purifier’ alami manusia karena memiliki penyaring alami berupa bulu hidung.

    “Kalau harus beraktivitas di luar, sebaiknya gunakan masker respirator, seperti N95. Lalu, perlu diingat untuk bernapas lewat hidung karena hidung semacam ‘air filter’ (penyaring udara) bawaan,” kata dr. Mimi kepada CNBC Indonesia di Jakarta, Senin (14/7/2023).

    “Kalau tarik napas, kita harus tarik napas lewat hidung. Kalau napas lewat mulut, itu lebih banyak polusi yang bisa masuk ke paru-paru,” paparnya.

    Melansir dari Healthline, pada 1989 silam, Badan Penerbangan dan Antariksa Amerika Serikat (NASA) menemukan bahwa tanaman hias dapat menetralisir ruangan tertutup dari racun berbahaya, salah satunya polusi.

    Ada sejumlah tanaman hias dalam ruangan yang diklaim dapat menyaring polusi menurut NASA, yakni.

    1. Tanaman Laba-laba

    2. Bunga Lili

    3. Tanaman Dracaena

    4. Golden Pothos

    5. Pohon Pinang

    6. Bunga Krisan

    7. Palem Bambu

    8. English Ivy

    9. Rubber Plants atau Karet Kebo

    10. Chinese Evergreen



    Artikel Selanjutnya


    Mengerikan! Kualitas Udara Jakarta Terburuk Kedua di Dunia

    (mae/mae)


    Inspirasi Sukses Mind your business
    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Fitriana Herman

    Related Posts

    Jangan Sampai Hambat Anak Jadi Sukses, Orang Tua Haram Lakukan Ini

    25 Januari 2025

    Jangan Keliru! Nama Mobil Kijang Itu Singkatan, Ini Kepanjangannya

    25 Januari 2025

    6 Tempat Wisata Legend Ini Dulu Ramai, Kini Sepi Bak Kuburan

    25 Januari 2025
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Tim Kerja
    • Kontak
    • S & K
    • Privasi
    © 2026 - Dexpert, inc.

    PT Dexpert Corp Indonesia

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.