Jakarta, Dexpert.co.id – Sebuah penelitian yang dipimpin oleh Universitas Lund menemukan bukti adanya badai Matahari 9.200 tahun lalu. Temuan itu berasal dari analisis inti es dari Greenland dan Antartika. Hasil temuan itu membuat bingung para peneliti, karena terjadi saat fase Matahari sedang dalam masa pasif. “Kami telah mempelajari inti bor dari Greenland dan Antartika, serta menemukan jejak badai Matahari besar yang menghantam Bumi pada salah satu fase pasif Matahari sekitar 9.200 tahun lalu,” kata peneliti geologi dari Universitas Lund, Raimund Muscheler, dikutip dari laman resmi Lund University, Selasa (15/2/2022). Para peneliti menjelajahi inti bor untuk mencari puncak isotop radioaktif beryllium-10…
Penulis: Ardhian Valqa
Jakarta, Dexpert.co.id – Pengguna Android perlu berhati-hati saat mengunduh aplikasi. Salah satu aplikasi teridentifikasi mengandung malware dan menargetkan aplikasi WhatsApp. Laporan Zdnet beberapa lalu menyebut aplikasi itu bernama Flix Online. Platform ini menjanjikan hiburan tidak terbatas dan langganan premium Netflix secara gratis selama dua bulan. Namun ternyata itu hanya tipuan. Sebab setelah aplikasi berhasil terpasang di ponsel, maka akan segera ‘mendengarkan’ percakapan di WhatsApp dan menulis respon otomatis pada pesan yang masuk dengan konten berbahaya. Saat aplikasi dibuka, aplikasi akan meminta izin overlay dan pengabaian optimasi baterai. Ini akan menghentikan ponsel mematikan aplikasi untuk menghemat baterai. Flix Online juga akan…
Jakarta, Dexpert.co.id – Pasien yang terinfeksi varian omicron menunjukkan gejala tidak biasa. Bahkan mereka menunjukkan gejala yang berbeda dari varian Covid-19 sebelumnya. Gejala seperti batuk atau kehilangan indera perasa dan penciuman (anosmia) ternyata tidak ditemukan pada penderita omicron. Menurut dokter di Afrika Selatan, pihak yang pertama kali melihat virus tersebut, omicron menunjukkan gejala yang ringan. Beberapa gejala yang dialami adalah kelelahan dan tenggorokan yang gatal. CEO Pfizer, Albert Bourla juga mengungkapkan hal yang sama. Namun penyebaran omicron disebutkan jauh lebih cepat dan punya banyak mutasi di masa depan. Laporan CNBC Internasional beberapa waktu lalu menambahkan jika informasi mengenai omicron masih…