Jakarta, Dexpert.co.id – Jaringan kereta api Belarusia diretas oleh kelompok peretas bernama Belarusian Cyber Partisan. Mereka melakukannya secara sukarela karena transportasi itu digunakan untuk mengangkut tentara Rusia. Cyber Partisans menonaktifkan sistem lalu lintas kereta api. Pada hari Minggu lalu, Bloomberg melaporkan situs tiketnya juga tumbang. Reuters mengatakan situs itu masih tidak bisa diakses hingga Selasa waktu setempat. Pada hari Senin, juru bicara kelompok tersebut mengakui melakukan serangan. Dia mengklaim sistem reservasi down, membuat penumpang hanya bisa melakukan pembelian tiket secara langsung. “Kami sepenuhnya berpihak pada Ukraina, mereka sekarang berjuang untuk tidak hanya kebebasan mereka sendiri namun kebebasan kita. Tanpa Ukraina…
Penulis: Ardhian Valqa
Jakarta, Dexpert.co.id – Pemerintah membuat ketentuan baru yang mengharuskan pelaku perjalanan domestik mengisi e-HAC sebelum keberangkatan. Hal ini dilakukan untuk menghindari antrean panjang di bandara saat kedatangan. Staf Ahli Menteri Kesehatan Bidang Teknologi Kesehatan, Setiaji, mengatakan pelaku perjalanan domestik diminta untuk segera update aplikasi PeduliLindungi ke versi terbaru. “Dalam aturan penerbangan domestik terkini, penumpang harus mengisi e-HAC di aplikasi PeduliLindungi sebelum melakukan check in di bandara keberangkatan, atau paling cepat sehari sebelum jadwal penerbangan,” kata Setiaji dikutip dari keterangan pers, Rabu (2/3/2022) Melalui aplikasi PeduliLindungi versi terbaru, lanjut Setiaji, e-HAC memiliki fitur pengecekan kelayakan terbang bagi pengguna transportasi udara domestik…
Jakarta, Dexpert.co.id – Perang Rusia dan Ukraina juga diramaikan dengan perang di dunia siber di dua negara. Adu peretasan tak bisa terhindarkan di dua negara dalam beberapa waktu terakhir. Bahkan beberapa kelompok hacker juga menyatakan siap menyerang musuh yang menantang negara yang dibelanya. Misalnya saja geng hacker terkenal Conti, yang menyatakan dengan tegas mendukung Rusia. Kelompok itu juga siap menyerang infrastruktur penting yang meluncurkan serangan siber pada Rusia, dikutip dari The Verge. Namun dukungan itu berbalik menyerang Conti. Sebab tak berselang lama chat obrolan kelompok tersebut terbongkar dan kabarnya dilakukan oleh penelitian keamanan Ukraina. “Ini adalah warga negara Ukraina, peneliti…