Jakarta, Dexpert.co.id – Inggris mempertimbangkan untuk membatasi penggunaan smartphone pada anak muda. Rancangan undang-undang terkait telah diajukan oleh Partai Buruh. RUU itu telah diajukan 16 Oktober 2024. Rencananya baru akan dibahas pada 7 Maret 2025 mendatang. Namun belum jelas rincian aturan tersebut. Salah satu informasi yang didapatkan adalah aturan itu mengatur soalĀ pelarangan ponsel di sekolah dan usia yang ditingkatkan yang mengizinkan media sosial menggunakan data mereka. “Kita dapat melindungi anak-anak dari banyak fitur desain buruk adiktif dari media sosial,” kata anggota parlemen yang juga ikut mengajukan RUU itu, Josh MacAllister, dikutip dari Wired, Selasa (22/10/2024). Banyak pihak memang mendorong untuk…
Penulis: Ardhian Valqa
Jakarta, Dexpert.co.id – Raksasa HP China, Huawei, membuka babak baru dalam sejarahnya dengan meluncurkan sistem operasi HarmonyOS Next.Ini merupakan sistem operasi pertama Huawei yang dibangun secara independen dan benar-benar lepas dari ekosistem Android. HarmonyOS Next sekaligus menjadi transisi untuk mengimplementasikan perangkat Huawei dengan sistem operasi yang sepenuhnya berasal dari internal.HarmonyOS Next akan menjalankan perangkat Huawei yang tersedia di China. Untuk versi global, Huawei belum mengumumkan kapan HarmonyOS Next bakal tersedia. Sistem operasi ini akan mendukung beragam format perangkat mobile, mulai dari smartphone, wearable, perangkat smarthome, hingga software mobile pintar, dikutip dari GSMArena, Rabu (23/10/2024).Basis HarmonyOS Next adalah tool sumber terbuka…
Jakarta, Dexpert.co.id – Pakar mengingatkan ancaman persediaan amunisi Israel. Karena secara bersamaan adanya ancaman peningkatan serangan dari Iran dan Hizbullah yang melakukan lebih banyak tembakan roket. Pasukan Pertahanan Israel atau IDF mencatat lebih dari 26 ribu roket rudal dan droneĀ diluncurkan ke Israel dari berbagai arah sejak 7 Oktober 2023 hingga minggu lalu. Serangan itu berasal dari Hamas di Gaza, Hizbullah di Lebanon, Houthi di Yaman dan Iran. “Masalah amunisi Israel serius,” kata mantan pejabat senior pertahanan AS, Dana Stroul dikutip dari Business Insider, Rabu (23/10/2024). Di sisi lain, AS juga sedang kesulitan memenuhi pasokan rudal pencegat ke Ukraina dan Israel…