Penulis: Ardhian Valqa

Jakarta, Dexpert.co.id – Sistem pertahanan rudal Iron Dome milik Israel telah berusia lebih dari 10 tahun. Bagaimana kecanggihan alat tersebut? Science Howstuffworks menuliskan sistem Iron Dome dibangun oleh perusahaan pertahanan Amerika bekerja sama dengan kontraktor pertahanan Israel Rafael Advanced Defense Systems. “Iron Dome mendeteksi, menilai, dan mencegah berbagai target jarak pendek seperti roket, artileri, dan mortir. Efektif siang hingga malam dan dalam semua kondisi cuuaca, termasuk awan rendah, hujan, badai, debu dan kabut,” tulis Raytheon, dikutip Selasa (12/4/2022). “Ini merupakan fitur peluncur multimisi pertama dari jenisnya yang didesain untuk menembakkan beragam rudal pencegat”. Iron Dome terdiri dari tiga bagian utama.…

Read More

Jakarta, Dexpert.co.id – Lobo kini memiliki proyek urun dana membiayai pembangunan Bukit Algoritma menggunakan token kripto. Tujuan berikutnya adalah untuk membantu pembangunan ibu kota negara baru di Kalimantan. COO PT Gaharu Indonesia Prima (Lobo Investment), Bari Arijono, mengatakan bahwa tambahan proyek kerja sama akan makin memperkuat portofolio perusahaan tersebut. Salah satunya adalah rencana untuk ikut serta mendanai proyek IKN baru. “Kemungkinan dengan IKN ibu kota negara baru kita. Inikan proyek strategis nasional. Memperkuat portofolio kami,” kata Bari, Selasa (12/4/2022). “Kami siap menggandeng project IKN menggunakan crowdfunding, aset digital, dan segala model untuk mempercepat proses pembangunan IKN”. Dia menjelaskan token Lobo punya underlying yang jelas.…

Read More

Jakarta, Dexpert.co.id – Bos Tesla, Elon Musk pernah mengeluarkan pernyataan sedang mempertimbangkan secara serius untuk memiliki media sosial sendiri. Alasannya, dia merasa media sosial sekarang kurang memfasilitasi kebebasan berpendapat. Pernyataan ini ternyata bukan omong kosong belaka. Seminggu setelah menuliskan rencananya itu di akun twitter pribadinya, ia merealisasikannya. Berdasarkan laporan ke Securities Exchange Commission (SEC), Elon Musk telah membeli 73,49 juta saham Twitter atau setara 9,2% saham tanpa hak voting. Nilainya mencapai US$2,89 miliar. Kepemilikan saham ini menjadinya Elon Musk menjadi pemegang saham terbesar Twitter. Sebelumnya pemegang saham terbesar Twitter adalah The Vanguard Group 8,39% dan BlackRock Fund Advisors4,56%, seperti dikutip…

Read More