Jakarta, Dexpert.co.id – Elon Musk serius ingin membeli seluruh saham Twitter. Bos Tesla itu menawarkan US$54,20 per saham atau senilai US$43 miliar (Rp 618 triliun).Ini disampaikan Kamis (14/4/2022) kepada Chairman Twitter Bret Taylor. Dia juga telah menunjuk Morgan Stanley sebagai penasihat keuangan. “Saya berinvestasi di Twitter, karena saya percaya pada potensinya menjadi platform kebebasan berbicara di seluruh dunia, dan saya percaya kebebasan berbicara merupakan keharusan untuk demokrasi bisa berfungsi,” katanya dalam sebuah surat ke Taylor, dimuat CNBC International. “Namun sejak melakukan investasi saya sadar perusahaan tidak akan berkembang atau melayani keharusan sosial ini dalam bentuknya saat ini. Twitter perlu diubah jadi perusahaan…
Penulis: Ardhian Valqa
Jakarta, Dexpert.co.id – Line baru saja meluncurkan marketplace NFT bernama Line NFT lewat LVC Corporation. Pasar tersebut hanya tersedia untuk pasar Jepang saja. Sebagai informasi, LVC Corporation merupakan pengelola bisnis dan blockchain Line. Di dalam marketplace Line NFT itu, pengguna dapat membeli dan menjual karya NFT yang dimilikinya, dikutip dari laman resmi perusahaan, Kamis (14/4/2022). Pengguna bisa menyimpan karya NFT pada Line Bitmax Wallet, dompet aset virtual yang bisa dimiliki melalui akun Line yang sudah dimiliki sebelumnya. Selain itu, pengguna juga bisa mengirimkan atau bertukar NFT dengan sesama pengguna lain lewat aplikasi Line. Pihak Line juga mengatakan nantinya LVC akan berkolaborasi dengan layanan…
Jakarta, Dexpert.co.id – Ternyata cryptocurrency sangat populer di negara dengan tingkat korupsi tinggi. Informasi ini disebutkan dalam sebuah laporan dari Dana Moneter Internasional (IMF) belum lama ini. Laporan itu menunjukkan aset kripto “bisa digunakan untuk mengirimkan hasil korupsi atau menghindari kontrol modal”. Namun, IMF tak menyebutkan nama negara secara spesifik, dikutip The Strait Times, Kamis (14/4/2022)> Laporan itu juga menunjukkan solusinya. Misalnya dalam pertukaran mata uang digital, penerapan prosedur menengal pelanggan (KYC), yakni standar yang biasa untuk mencegah penipuan, pencucian uang, dan pendanaan terorisme. Sejumlah negara memang telah melakukan kontrol seperti ini. Salah satu yang menerapkannya adalah Amerika Serikat (AS). Seperti diketahui,…