Penulis: Ardhian Valqa

Jakarta, Dexpert.co.id – Bitcoin dan Dogecoin adalah dua aset kripto yang cukup populer. Banyak pihak yang mulai membandingkan kedua mata uang kripto tersebut. Namun perlu ditegaskan, keduanya memiliki beberapa perbedaan yang mendasar. Bitcoin dan Dogecoin merupakan investasi berisiko tinggi. Harganya sangat berfluktasi tergantung permintaan dan penawaran. Underlying aset atau aset dasar kedua uang kripto ini juga belum jelas Berikut perbedaaan Bitcoin dan Dogecoin seperti dirangkum dari berbagai sumber, Kamis (21/4/2022). Bitcoin, aset kripto pelopor Bitcoin merupakan mata uang digital yang dibuat oleh seseorang bernama Satoshi Nakamoto pada 2009 silam dengan berbasis teknologi blockchain. Layaknya uang, Bitcoin bisa digunakan sebagai alat untuk beli barang…

Read More

Jakarta, Dexpert.co.id – Makin hari, pencurian kripto makin marak terjadi. Sebagai investor ada beberapa cara yang bisa kita lakukan. CNN Internasional mencatat para ahli mengimbau pengguna harus meneliti skala dan profesionalismae perusahaan di belakangnya. “Apakah mereka memiliki orang yang bertanggung jawab atas keamanan siber? Apakah perusahaan memiliki rekam jejak yang baik? Berapa ukuran perusahaannya? Berapa banyak karyawannya? Itu semua adalah indikator bahwa Anda bisa memiliki keyakinan jika bisnis itu akan mengamankan aset Anda dengan cara bertanggung kawab,” kata kepala ilmuwan Elliptic, Tom Robinson, dikutip Kamis (21/4/2022). Pengguna juga bisa melakukan sejumlah langkah keamanan dasar untuk mengakses akun kripto yang mereka miliki. Analis…

Read More

Jakarta, Dexpert.co.id – Akhir pandemi Covid-19 masih jauh terlihat. Setidaknya menurut Presiden Global Pfizer Vaccines, Nanette Cocero itu tidak akan terjadi pada tahun 2022 ini. Dia mengatakan pandemi baru akan berakhir pada 2024 mendatang. Saat itu, pandemi telah bergeser ke tahapan endemi. Sebagai informasi, endemi adalah tahapan saat pandemi berakhir. Namun ini bukan berarti virus telah menghilang, melainkan penyakit hanya menular pada wilayah atau musim tertentu saja. “Kami percaya Covid-19 akan bertransisi ke keadaan endemi, berpotensi pada tahun 2024,” ungkapnya, dikutip CNBC Internasional, Kamis (21/4/2022). Tahapan endemi bisa terjadi saat kekebalan populasi masyarakat telah terpenuhi dari vaksin. Selain itu penularan…

Read More