Jakarta, Dexpert.co.id – Lazada baru saja mendapatkan dana dari Alibaba. DealStreetAsia melaporkan besaran suntikan yang diterima adalah US$378,5 juta atau Rp 5,5 triliun. Namun, Forbes menuliskan Lazada tidak menanggapi permintaan komentar atas laporan injeksi dari penerbitan saham baru, dikutip Selasa (10/5/2022). Alibaba, raksasa e-commerce China yang didirikan oleh Jack Ma, kini adalah pemegang saham utama di Lazada, startup e-commerce yang didirikan di Singapura. Pada 2016, Alibaba mengakuisisi 51% saham Lazada senilai US$1 miliar (Rp 14,5 triliun), lalu meningkatkan kepemilikannya menjadi 83% dengan menginvestasikan US$1 miliar lagi. Alibaba memiliki tujuan meningkatkan GMV Lazada menjadi US$100 miliar (Rp 1.454 triliun), selain juga menambah jumlah pelanggan menjadi 300 juta…
Penulis: Ardhian Valqa
Jakarta, Dexpert.co.id – Kantor Pengawasan Aset Asing (OFAC) Departemen Keuangan Amerika Serikat (AS) mengumumkan lima fasilitator keuangan kelompok ISIS dari Indonesia. Mereka beroperasi tidak hanya di Indonesia namun juga Suriah dan Turki. Dalam keterangan persnya, pihak departemen keuangan menyebut kelimanya memiliki peran penting memfasilitasi perjalanan ekstremis ke Suriah dan daerah lain tempat ISIS beroperasi. Jaringan tersebut juga melakukan transfer uang untuk mendukung ISI di kamp pengungsi yang ada di Suriah. Caranya dengan mengumpulkan uang dari Indonesia dan Turki. Uang tersebut diantaranya digunakan membayar penyelundupan anak keluar dari kamp dan mengirimkan kepada pejuang asing ISIS yang menjadi calon rekrutan. “Hari ini…
Jakarta, Dexpert.co.id – Dengan lebih dari 2 miliar pengguna, WhatsApp menjadi salah satu platform chat paling populer di dunia. Produk milik Facebook itu terus berkembang ke layanan lain, seperti belanja dan pembayaran. Perusahaan juga berpikir untuk menampilkan iklan di aplikasi – tetapi tidak semua orang senang dengan perkembangan ini. Faktanya, ini membuat seorang mantan eksekutif WhatsApp percaya bahwa menjual produk ke Facebook adalah sebuah kesalahan. Mantan Chief Business WhatsApp, Neeraj Arora bahkan menyebut Facebook sebagai Frankenstein yang melahap data pengguna. Adapun Frankerstein adalah tokoh dalam novel buatan Mary Shelley yang merupakan monster ciptaan seorang ilmuwan yang terobsesi dengan kehidupan abadi. Arora, mengatakan…