Penulis: Ardhian Valqa

Daftar Isi Jakarta, Dexpert.co.id – Menempatkan handphone (HP) di bawah dengan bantal saat kita tidur, merupakan kebiasaan buruk yang bisa berbahaya bagi kesehatan. Sebuah studi yang diterbitkan dalam jurnal Sleep pada 2015 menemukan bahwa paparan cahaya biru dari penggunaan perangkat elektronik sebelum tidur dapat menekan produksi melatonin, hormon yang membantu mengatur tidur. Selain itu terdapat potensi risiko kesehatan, termasuk paparan radiasi berbahaya, gangguan tidur, dan meningkatkan risiko keamanan jika smartphone terlalu panas. Maka dari itu, penting untuk memahami dampak buruk kebiasaan ini agar kita bisa tidur dengan lebih aman dan nyaman. Nah berikut beberapa alasan kenapa Anda jangan menaruh HP…

Read More

Jakarta, Dexpert.co.id – Para pesohor media sosial atau kerap disebut ‘influencer’ mendapat bayaran melimpah menjelang Pemilihan Umum Presiden (Pilpres) Amerika Serikat (AS).Tim kampanye Donald Trump dari Republik dan Kamala Harris dari Demokrat ternyata mengeluarkan banyak uang untuk menjadikan para influencer tersebut sebagai buzzer politik. Bahayanya, publik tak diberi tahu secara transparan bahwa orang-orang yang mereka ikuti di platform online dibayar untuk mendukung kandidat tertentu. Pasalnya, postingan itu tak serta-merta diberikan keterangan ‘berbayar’, menurut laporan The Washington Post. Data dari Billion Dollar Boy and Censuswide menunjukkan 39% kreator di AS didekati untuk menciptakan konten politik berbayar. Tujuannya agar audiens termotivasi untuk…

Read More

Jakarta, Dexpert.co.id – Kelompok hacker asal Iran dituding meretas email milik tim kampanye Donald Trump. Reuters melaporkan, kelompok itu menyebarkan email Trump ke sejumlah pihak. Termasuk pada salah satu operator politik Demokrat, hingga para jurnalis dan organisasi media. Isi email itu menunjukkan komunikasi kampanye Trump dengan penasihat eksternal dan sekutu terkait topik jelang pemilihan presiden 2024, dikutip Senin (28/10/2024). Peretasan ini jadi upaya Iran ikut campur tangan pemilu AS. Sebelumnya pada September, Departemen Kehakiman AS (DOJ) menuding para hacker bekerja untuk Teheran dengan identitas palsu. Trump juga dilaporkan menjadi korban peretasan sejak beberapa bulan lalu. Mint Sandstorm atau APT 42 yang terkait…

Read More