Penulis: Ardhian Valqa

Jakarta, Dexpert.co.id – Produsen chip terbesar di dunia, Taiwan Semiconductor Manufacturing Co. (TSMC), membukukan keuntungan pada kuartal kedua (Q2) tahun 2022. Pengumuman ini disampaikan saat munculnya kekhawatiran akan permintaan pasar yang melemah. Mengutip CNBC International, perusahaan Taiwan itu mencatatkan keuntungan sebesar 534,14 miliar dolar Taiwan atau nyars serara Rp 274 triliun pada Q2 2022. Ini merupakan lonjakan 43,5% bila dibandingkan periode yang sama tahun lalu. “Laba bersih 237,03 miliar dolar Taiwan (Rp 119 triliun), naik 76,4% tahun-ke-tahun dan di atas perkiraan,” tulis laporan itu dikutip Kamis, (14/7/2022). ADVERTISEMENT SCROLL TO RESUME CONTENT Perusahaan yang merupakan pemasok chip terpenting…

Read More

Jakarta, Dexpert.co.id – Krisis chip yang menghantui dunia dalam dua tahun terakhir sepertinya mulai berakhir. Kali ini, justru fenomena oversupply produk semikonduktor itu mulai dilaporkan terjadi. Perusahaan riset pasar Gartner Inc menyebutkan bahwa oversupply chip global ini terjadi lantaran pelemahan permintaan konsumen untuk pasar elektronik. Perusahaan itu menyatakan pelemahan ini merupakan dampak dari tekanan inflasi yang terjadi di banyak negara dunia. “Kekurangan chip global yang telah berlangsung selama sekitar dua tahun melihat pergeseran tiba-tiba menjadi kelebihan pasokan semikonduktor untuk smartphone dan komputer pribadi, karena permintaan konsumen untuk elektronik tertentu telah lebih lemah dari yang diharapkan akhir-akhir ini,” kata para analis…

Read More

Jakarta, Dexpert.co.id – Penggunaan mata uang digital bank sentral di China tumbuh pesat. Sejak bank sentral China (PBOC) meluncurkan aplikasi untuk menyimpan yuan digital, nilai transaksinya telah menembus 83 miliar yuan. PBOC telah mengkaji penggunaan yuan digital sejak 2014 dan sempat menggunakan ajang Olimpiade Musim Dingin Beijing pada Februari 2022. Aplikasi untuk menyimpan mata uang digital berbasis blockchain tersebut telah dirilis sejak Januari 2022. Namun, penggunaan yuan digital dibatasi hanya di 10 wilayah, termasuk di kota metropolitan Shanghai dan Beijing. Dua dompet digital terbesar di China, Alipay dan WeChat Pay turut mendukung adopsi mata uang digital tersebut. ADVERTISEMENT SCROLL TO RESUME CONTENT Dalam konferensi…

Read More