Jakarta, Dexpert.co.id – Seperti di pasar aset kripto lainnya, volume di bursa non-fungible token (NFT) juga menyusut. Bulan lalu, nilai transaksi NFT mencatatkan rekor penurunan paling tajam. Sepanjang Juni 2022, volume transaksi NFT yang terekam oleh The Block sebesar US$1,04 miliar atau sekitar Rp 15,59 triliun. Transaksi tersebut anjlok 74% dibanding bulan sebelumnya. Pada Mei, NFT yang berpindah tangan membuahkan transaksi senilai US$4 miliar atau nyaris Rp 60 triliun. Pasar NFT memang sedang lesu-lesunya, seiring dengan aksi cari aman investor yang ramai-ramai meninggalkan pasar aset kripto yang tingkat risikonya tinggi. ADVERTISEMENT SCROLL TO RESUME CONTENT Saat membukukan rekor tertinggi pada Januari, volume transaksi NFT padahal sempat US$16,57 miliar atau sekitar…
Penulis: Ardhian Valqa
Bali, Dexpert.co.id – Negara G20 berkomitmen untuk mendorong ketahanan finansial global jangka panjang. G20 juga berkomitmen untuk melanjutkan diskusi mengenai implikasi makro-finansial dari Central Bank Digital Currencies (CBDC) alias rupiah digital. Dalam dokumen Chair’s Summary hasil pertemuan ketiga FMCBG yang diterima CNBC Indonesia dijelaskan, Indonesia menyambut diskusi lanjutan tentang mata uang digital atau CBDC. ADVERTISEMENT SCROLL TO RESUME CONTENT “Karena ini mungkin dirancang untuk memfasilitasi pembayaran lintas batas sambil menjaga stabilitas sistem moneter dan keuangan internasional,” tulis dokumen tersebut dikutip Senin (18/7/2022). “Kami menantikan G20 Techsprint 2022, sebuah inisiatif bersama dengan BIS Innovation Hub, yang akan berkontribusi pada…
Jakarta, Dexpert.co.id – Badan Penerbangan dan Antariksa AS (NASA) menepis isu kiamat yang mengaitkannya dengan kemungkinan Matahari terbit dari barat. Hal ini terkait dengan unggahan yang sempat ramai di sosial media beberapa waktu lalu. Sebuah postingan berbahasa Thailand yang viral di Facebook mengungkap aktivitas tak biasa Matahari, yakni terbit dari barat dan membuat mendekati kiamat. “Bumi akan berputar ke arah sebaliknya yang menyebabkan matahari muncul dari sisi barat. Periset meyakini bahwa kita bergerak menuju pembalikan medan magnet yang akan menjadi akhir umat manusia dan mendekati kiamat,” tulis postingan di Facebook tersebut. ADVERTISEMENT SCROLL TO RESUME CONTENT Namun, NASA…