Penulis: Ardhian Valqa

Jakarta, Dexpert.co.id – Kementerian Kominfo memastikan Google telah melakukan pendaftaran ke lembaga tersebut. Namun hingga saat ini masih dalam proses. “Google sudah mendaftar, masih dalam proses. Google banyak sekali layanannya proses juga,” kata Dirjen Aptika Kementerian Kominfo, Semuel Abrijani Pangerapan, dalam program Squawk Box, Dexpert.co.id pada Rabu (20/7/2022). Selain itu layanan lain yang sudah mendaftar seperti aplikasi dalam Meta Group yakni Instagram, WhatsApp, dan Facebook. Netflix dan Webex juga diketahui telah melakukan pendaftaran. ADVERTISEMENT SCROLL TO RESUME CONTENT Aturan terkait pendaftaran Penyelenggara Sistem Elektronik (PSE) tertuang dalam Permen Kominfo No. 5 Tahun 2020 dan perubahannya melalui Permen Kominfo…

Read More

Jakarta, Dexpert.co.id – Sampai saat ini, Zoom belum tercantum dalam daftar penyelenggara sistem elektronik (PSE) asing di situs Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo). Apa alasannya? Dirjen Aplikasi Informatika Kominfo Semuel A. Pangerapan mengungkapkan bahwa sampai saat ini belum ada upaya dari Zoom untuk mendaftarkan diri di Kominfo. Perusahaan teknologi besar lain seperti Meta dan Google, padahal secara aktif berkomunikasi dengan Kominfo dalam proses pendaftaran. Foto: Semuel Abrijani Pangerapan Direktur Jenderal Aplikasi Informatika. (CNBC Indonesia/Intan Rakhmayanti) Berarti dia [Zoom] tidak melihat Indonesia potential market Dirjen Aplikasi Informatika Kominfo Semuel A. Pangerapan Meski…

Read More

Jakarta, Dexpert.co.id – Kementerian Kominfo mengharuskan penyelenggara sistem elektronik (PSE) untuk mendaftar. Namun hingga pagi ini, nama Google belum masuk dalam daftar. Kominfo menyatakan akan ada sanksi bagi yang tidak mendaftar termasuk pemblokiran. Namun bagaimana jika Google sampai diblokir, adakah penggantinya? Google memang jadi raksasa mesin pencari dunia. Namun beberapa negara diketahui juga membuat mesin pencari sendiri, termasuk di Indonesia. ADVERTISEMENT SCROLL TO RESUME CONTENT Beberapa tahun lalu, sempat ada mesin pencarian bernama Geevv.com yang dibuat oleh seorang mahasiswa Universitas Indonesia bernama Azka Silmi yang juga mengajak rekannya. Pada Agustus 2016 gagasan membuat mesin pencarian itu hadir dan…

Read More