Jakarta, Dexpert.co.id – Para pekerja di bidang teknologi Inggris punya gaji fantastis. Yakni mencapai 62 ribu poundsterling atau Rp 1,1 miliar dan lebih dari dua kali lipat dari rumah tangga negara itu. TechNation mencatat gaji teknologi rata-rata hampir 80% lebih tinggi dari gaji untuk pekerjaan nonteknologi di Inggris. Namun sektor teknologi Inggris juga menghadapi masalah, yaitu kekurangan bakat di bidang digital. Bahkan terancam menghambat pertumbuhan. ADVERTISEMENT SCROLL TO RESUME CONTENT BBC mencatat tahun lalu terdapat lebih dari dua juta lowongan pekerjaan di bidang teknologi negara itu. Namun, 12 juta pekerja tidak memiliki keterampilan digital yang penting, ungkap koalisi industri.…
Penulis: Ardhian Valqa
Jakarta, Dexpert.co.id – Memasuki pekan ketiga Juli, beberapa startup mengumumkan pendanaan terbarunya. Bisnis yang digeluti para startup beragam, mulai dari budi daya ayam hingga penyedia platform digital untuk koperasi. Pendanaan dengan nilai paling besar diumumkan pada Juli diumumkan oleh KitaBeli. KitaBeli adalah perusahaan yang menyediakan solusi group buying, yaitu penjualan barang dalam skala besar ke komunitas tertentu dengan harga lebih murah. Startup ini meraih US$20 juta dalam ronde pendanaan Seri B. Ada dua startup yang bisnisnya cukup unik meraih modal segar pada pekan lalu. Chikin, perusahaan yang menggunakan teknologi internet of things (IoT) untuk budi daya unggas, mengumumkan pendanaan dari East Ventures. ADVERTISEMENT SCROLL TO RESUME CONTENT Lalu, ada Djoin. Berbeda dengan…
Jakarta, Dexpert.co.id – Para Youtuber dapat mengajukan konten yang dibuatnya untuk jadi jaminan utang kepada bank. Hal ini disampaikan oleh Menteri Hukum dan HAM, Yasonna Laoly dalam sebuah acara belum lama ini. Aturan tersebut terkait dalam Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 24 Tahun 2022 tentang Ekonomi Kreatif. Yasonna mengatakan peraturan itu mengatur skema pembiayaan untuk pelaku ekonomi kreatif dari lembaga keuangan berbasis kekayaan intelektual. “Peraturan ini mengatur di antaranya terkait skema pembiayaan yang dapat diperoleh oleh pelaku ekonomi kreatif melalui lembaga keuangan bank maupun non bank yang berbasis kekayaan intelektual. Artinya sertifikat kekayaan intelektual dapat dijaminkan di bank sebagai fidusia,” jelas Yasonna…