Penulis: Ardhian Valqa

Jakarta, Dexpert.co.id – CNBC Indonesia menggelar Fintech Week “Menyongsong Indonesia Jadi Jawara Ekonomi Digital ASEAN” yang akan mengupas prospek ekonomi digital sebagai sumber pertumbuhan ekonomi baru di Indonesia. Fintech Week kali ini akan mengupas perkembangan industri teknologi finansial pembiayaan atau fintech P2P Lending alias Pinjol yang hingga Mei 2022 tumbuh 125%. Oleh karena itu Asosiasi Fintech Pendanaan Bersama Indonesia (AFPI) mendukung langkah OJK memperkuat aturan fintech P2P Lending melalui POJK Nomor 10/POJK.05/2022 tentang Layanan Pendanaan Bersama Berbasis Teknologi Informasi. Kedepan bisni pinjol menargetkan perluasan pembiayaan sektor UMKM, sektor kredit hingga ke luar pulau Jawa. Lalu Seperti apa peluang pertumbuhan bisnis…

Read More

Jakarta, Dexpert.co.id – Masalah penghentian penarikan Zipmex terus berkembang. Terbaru perusahaan menghapus pernyataan terkait eksposur dan juga bursa Thailand meminta penjelasan langsung pada Zipmex. Cryptoslate menuliskan Zipmex mengunggah pernyataan resmi di Twitter. Salah satunya mengenai eksposur pada perusahaan lain namun tak lama kemudian dihapus. Disebutkan jika eksposur Zipmex ke Celcius Network dan Babel Finance mencapai masing-masing US$5 juta serta US$48 juta, dikutip Jumat (22/7/2022). ADVERTISEMENT SCROLL TO RESUME CONTENT Terkait hal ini, pihak Komisi Sekuritas dan Bursa Thailand (SEC) mengirim surat ke Zipmex. Lembaga itu meminta rincian eksposur yang dilakukan perusahaan pada Celcius dan Babel Finance. Sebagai informasi,…

Read More

Jakarta, Dexpert.co.id – Sekretaris JenderalAsosiasi Fintech Pendanaan Bersama Indonesia (AFPI)Sunu Widyatmoko mengungkapkan, aktivitas penyaluran pinjaman dari layanan peer-to-peer (P2P) lending saat ini sebagian besar masih berada di wilayah Jawa dan Bali. “Namun demikian, dari awal baik dengan OJK maupun anggota AFPI, kita agresif melakukan penetrasi di luar wilayah Jawa,” ungkap dalam CNBC Indonesia Fintech Week, Jumat (22/7/2022). Dia menuturkan, dari 102 fintech P2P lending yang merupakan anggota AFPI, sebanyak 50% penyedia P2P lending untuk pendanaan sektor konsumtif dan sebanyak 50% lagi fokus ke pendanaan sektor produktif. ADVERTISEMENT SCROLL TO RESUME CONTENT Sementara dari sisi pencairan pinjamannya tercatat sekitar 55% untuk sektor konsumtif…

Read More