Jakarta, Dexpert.co.id – Platform pengajuan Kredit Pemilikan Rumah (KPR) digital, Ideal, mengumumkan perolehan pendanaan tahap awal (pre-seed) snilaiUS$ 3,8 juta atau sekitar Rp 58 miliar yang dipimpin oleh AC Ventures dan Alpha JWC Ventures. Putaran pendanaan ini diikuti oleh partisipasi dari Living Lab Ventures, bagian dari Sinar Mas Land, dan Ciputra Grup. Dana segar ini akan digunakan untuk pengembangan produk, rekrutmen, dan perluasan penawaran kepada pengguna. Saat ini, 75% cara pembayaran pembelian rumah di Indonesia dilakukan melalui KPR, tetapi mayoritas calon pembeli rumah belum memahami proses pengajuannya. ADVERTISEMENT SCROLL TO RESUME CONTENT Calon pembeli rumah sering mengeluhkan rumitnya proses…
Penulis: Ardhian Valqa
Jakarta, Dexpert.co.id – Rusia dikenal sebagai negara yang memiliki senjata canggih, salah satunya rudal S-500. Pertahanan udara jarak jauh dan sistem rudal anti-balistik S-500 Prometey (Prometheus) mulai dikembangkan Rusia pada tahun 2002. Sistem S-500 dikembangkan oleh perusahaan Almaz-Antey, dengan sistem yang disebut sebagai Triumfator-M. Ruda S-500 pertama ditampilkan pada tahun 2021. Produksi awal S-500 dilaporkan dimulai pada tahun 2017. Semula sistem ini direncanakan akan diterjunkan pada 2020, tetapi proyek tersebut molor dari jadwal. ADVERTISEMENT SCROLL TO RESUME CONTENT Pada tahun 2021 terungkap sebuah rekaman di mana S-500 berhasil menembakkan rudal balistik berkecepatan tinggi. Pada tahun yang sama beberapa…
Jakarta, Dexpert.co.id – Sebuah laporan dari peneliti keamanan cloud Zscaler mengungkapkan bahwa ada 52 aplikasi Android yang mengandung malware berbahaya. Puluhan aplikasi tersebut kabarnya telah ditendang Google dari toko aplikasinya, Play Store. Dalam posting blog baru-baru ini, Zscaler menjelaskan bahwa tim ThreatLabz-nya menemukan aplikasi di Google Play terinfeksi dengan tiga keluarga malware yang berbeda dalam beberapa bulan terakhir. Keluarga malware yang mereka temukan adalah Joker, Facestealer, dan Coper, demikian dikutip dari BGR, Rabu (27/7/2022). Tim segera memberi tahu Google tentang aplikasi tersebut dan perusahaan telah menghapus semua dari Play Store. Sayangnya, ratusan ribu pengguna Android telah mengunduhnya ke ponsel dan tablet…