Jakarta, Dexpert.co.id – Lembaga riset Chainalysis memperkirakan aksi peretasan mencuri aset kripto bernilai sekitar US$1,9 miliar (sekitar Rp 28,15 triliun) sepanjang Januari-Juli 2022. Alasan lonjakan peretasan adalah penggunaan protokol DeFi. Menurut Chainalysis, pencurian nilai aset kripto berbentuk koin atau token cryptocurrency lainnya oleh hacker melonjak 60% dibanding periode yang sama pada 2021. Pada Januari-Juli 2021, peretas mencuri aset kripto senilai US$1,2 miliar. Aksi hacker juga diperkirakan tidak surut. Pada Agustus 2022, sudah ada dua insiden hacking besar yaitu pencurian jembatan lintas-blockchain Nomad senilai US$190 juta dan peretasa dompet Solana bernilai total US$5 juta. ADVERTISEMENT SCROLL TO RESUME CONTENT Penyebab utama lonjakan pencurian aset kripto lewat hacking, menurut Chainalysis adalah tren pencurian dana yang disimpan dengan protokol DeFi. Badan riset tersebut…
Penulis: Ardhian Valqa
Jakarta, Dexpert.co.id – Kabina, sebuah startup properti dan konstruksi di Indonesia, baru-baru ini mengumumkan putaran pendanaan awal yang dipimpin oleh East Ventures, dengan partisipasi dari beberapa angel investor termasuk Sandra Dewi. Artis 39 tahun itu juga akan menjadi brand ambassador Kabina. Selain Kabina, dalam beberapa pekan terakhir banyak startup proptech yang mengumumkan pendanaan. Antara lain, ada AMODA yang menyediakan solusi konstruksi modular, Tanaku yang menyediakan alternatif pembiayaan kepemilikan properti, serta e-commerce bahan bangunan Juragan Material. Lalu, divisi investasi Sinar Mas Land, Living Lab Ventures, dan Ciputra Group yang bersama AC Ventures berinvestasi di IDEAL, perusahaan yang berusaha melakukan digitalisasi proses…
Jakarta, CNBC Indonesia- Badan Aksesibilitas Telekomunikasi dan Informatika (BAKTI) Kominfo berencana meluncurkan 2 satelit telekomunikasi di 2023 sebagai bagian dari percepatan transformasi digital Tanah Air. Dirut BAKTI Kominfo, Anang Latif menyebutkan pentingnya peluncuran satelit untuk akselerasi infratruktur transformasi digital RI mengingat pembangunan satelit lebih mudah dibanding jaringan kabel utamanya bagi daerah 3T (tertinggal, terdepan, dan terluar). Diharapkan strategi ini dapat memeprcepat akses internet khususnya bagi layanan publik seluruh nusantara. Seperti apa urgensi peluncuran satelit Kominfo? Selengkapnya simak dialog Muhammad Gibran dengan Direktur Utama Badan Aksesibilitas Telekomunikasi dan Informatika (BAKTI) Kominfo, Anang Latif dalam Profit, CNBC Indonesia (Senin, 18/08/2022) Saksikan live…