Jakarta, Dexpert.co.id – Facebook bersiap melakukan pemutusan hubungan kerja (PHK) untuk kedua kalinya. Dilaporkan, Meta akan merumahkan banyak pegawainya pada minggu ini. Informasi ini berasal dari laporan Bloomberg News pada hari Senin. Mengutip sejumlah sumber, PHK kali ini terjadi karena target keuangan dan terpisah dari ‘perataan’. Reuters melaporkan Meta menolak mengomentari laporan tersebut, dikutip Selasa (7/3/2023). ADVERTISEMENT SCROLL TO RESUME CONTENT Isu PHK kedua kalinya ini juga telah dilaporkan Washington Post bulan lalu. Menurut laporan tersebut, perusahaan berencana memangkas pegawai untuk upaya re-organisasi dan perampingan. Saat itu, Meta menolak berkomentar. Namun juru bicara Andy Stone dalam serangkaian tweet-nya…
Penulis: Ardhian Valqa
Jakarta, Dexpert.co.id – Investor Barat kini ogah tanam modal di perusahaan China. Mereka lebih memilih wilayah India dan Asia Tenggara untuk berinvestasi. Ini diketahui dari laporan Global Private Capital Association (GPCA) bertajuk ‘2023 Emerging Tech Trends in Asia’. Dalam laporan tersebut investor Barat yang dimaksud berasal dari Amerika Utara dan Eropa Barat. Dilihat dari persentase kesepakatan, sejak 2019 angka investasi penanam modal Barat ke China sudah rendah. Yang terkecil terjadi di tahun 2022, di mana hanya terjadi 26% kesepakatan bisnis. Sementara di India 52% dan Asia Tenggara tertinggi hingga 61%. ADVERTISEMENT SCROLL TO RESUME CONTENT Jika dilihat secara keseluruhan, kesepakatan investasi Barat di…
Jakarta, Dexpert.co.id – Hati-hati dalam mengangkat telepon dari orang tak dikenal. Sebab hanya beberapa detik saja Anda bisa kehilangan uang miliaran. Ini terjadi pada seorang pengusaha bernama Lee (39), yang mengaku kena tipu hingga uang di rekening banknya senilai Rp 3,5 miliar raib. Awalnya,Lee mendapatkan panggilan telepon anonim dari Pos Laju yang meminta kode OTP banknya. Tak lama dia menutup teleponnya karena merasa panggilan itu tidak beres. ADVERTISEMENT SCROLL TO RESUME CONTENT Setelah itu, Lee mengecek rekening bank Mayabank miliknya. Ternyata sudah ada transaksi pengiriman uang dua kali masing-masing RM 500 ribu (sekitar Rp 1,7 miliar) ke rekening…