Penulis: Ardhian Valqa

Jakarta, Dexpert.co.id – Telkomsel memproyeksikan trafik layanan data/ broadband bakal melonjak hingga 11,2% pada momen selama bulan Ramadan dan Idul Fitri 1444 Hijriyah. Vice President Global Network Operation Telkomsel, Galumbang Pasaribu mengatakan proyeksi itu didasarkan asumsi dan histori yang terjadi selama beberapa tahun terakhir. “Trafik data tumbuh 11,2% di puncak Ramadan dan Idul Fitri (RAFI), yaitu H-1 Idul Fitri atau malam takbiran dengan puncak penggunaan data hingga 51,6 Petabyte,” jelas Galumbang dalam Konferensi Pers di Cirebon, Selasa (28/3/2023). ADVERTISEMENT SCROLL TO RESUME CONTENT Lebih rinci, penggunaan data selama RAFI 2023 paling besar dikontribusikan oleh game online mencapai 32,4%, disusul…

Read More

Jakarta, Dexpert.co.id – Bandar kripto bangkrut Sam Bankman-Fried lagi-lagi lolos dari tahanan. Jaksa dikabarkan telah menyepakati persyaratan dan jaminan agar pendiri FTX tersebut bisa menanti sidang di luar tahanan.  Bankman-Fried sebelumnya terancam langsung dijebloskan ke penjara karena dituduh melanggar jaminan. Namun, Reuters melaporkan bahwa pengacara Bankman-Fried berhasil menegosiasikan jaminan baru. Dalam persyaratan yang baru, Bankman-Fried diperbolehkan memiliki ponsel tanpa sambungan internet dan laptop dengan fungsi yang terbatas. Namun, ia dilarang menggunakan perangkat komunikasi elektronik dalam bentuk apapun. ADVERTISEMENT SCROLL TO RESUME CONTENT Jaksa menanamkan software pelacak aktivitas di laptop yang digunakan Bankman-Fried. Ponsel yang digunakan akan dibatasi hanya untuk menelepon dan mengirim…

Read More

Jakarta, Dexpert.co.id – Oppo dikabarkan tengah menghadapi krisis di Eropa dan Inggris. Perusahaan China itu bahkan dilaporkan bakal hengkang dari pasar tersebut. Bukan cuma Oppo, namun anak usahanya, OnePlus, juga sempat diberitakan akan cabut dari Eropa dan Inggris. Menurut simpang siur yang berseliweran, ongkos bisnis di Eropa dan Inggris terlampau tinggi. Selain itu, sejak tahun lalu juga Oppo dan OnePlus berhenti menjual HP di Jerman. Pasalnya, Nokia menuntut mereka karena menggunakan paten teknologi jaringan 4G dan 5G tanpa membayar lisensi. ADVERTISEMENT SCROLL TO RESUME CONTENT Di meja hijau, Nokia memenangkan perkara. Dengan begitu, Oppo dan OnePlus terpaksa angkat…

Read More