Penulis: Ardhian Valqa

Jakarta, Dexpert.co.id – Bulan lalu, Samsung mengumumkan kenaikan gaji rata-rata untuk karyawannya sebesar 4,1%. Kebijakan ini berlaku untuk karyawan di kantor pusat Korea Selatan. Namun, para karyawan justru mengancam akan melakukan demo. Ternyata, hal ini karena serikat pekerja menganggap Samsung mengambil keputusan sepihak. Menurut Samsung, keputusan menaikkan gaji 4,1% sudah disepakati bersama dengan serikat pekerja, yakni perkumpulan para karyawan beserta perwakilan mereka. ADVERTISEMENT SCROLL TO RESUME CONTENT Serikat pekerja membantah klaim tersebut. Mereka menuntut agar Samsung segera membuka dialog untuk menegosiasikan kenaikan gaji langsung dengan mereka. “Samsung Electronics mengumumkan kesepakatan final tanpa persetujuan serikat pekerja,” kata perwakilan serikat…

Read More

Jakarta CNBC Indonesia – Gadget telah menjadi bagian tak terpisahkan dari kehidupan kita. Mereka telah mengubah cara kita berkomunikasi, bekerja, dan bahkan bersosialisasi. Namun, penggunaan secara terus-menerus juga menyebabkan beberapa konsekuensi negatif, seperti peningkatan stres dan kecemasan. Google menyadari hal ini. Raksasa mesin pencari tersebut baru saja merilis inisiatif untuk mendorong penggunaan perangkat seluler yang lebih sehat. Sebagai bagian dari rencana Tanggung Jawab Sosial Perusahaan (Corporate Social Responsibility), Google menyediakan beragam tool untuk membantu pengguna mengelola kehidupan digital mereka. ADVERTISEMENT SCROLL TO RESUME CONTENT Misalnya, pengguna bisa menyetel pengatur waktu aplikasi untuk membatasi durasi penjajalan, menjadwalkan waktu berhenti untuk…

Read More

Jakarta, Dexpert.co.id – Fintech menjadi salah satu industri yang sangat bergantung kepada data. Apapun model bisnis mereka, mulai dari peer-to-peer (P2P) lending, pay later, bursa kripto, hingga bank digital, fintech bertumpu pada data. Business Development Director Advance.ai Ronald Molenaar menjelaskan, perusahaan fintech menggunakan data untuk proses know-your-customer secara digital. Tidak seperti model konvensional, perusahaan fintech didorong untuk menggunakan metode dan data alternatif untuk memastikan identitas calon pengguna. Paling dasar, fintech tentu membutuhkan data yang tertera dalam kartu identitas yang diterbitkan negara seperti KTP, SIM, atau Paspor. Namun, mereka menggunakan metode jarak jauh untuk memverifikasi, biasanya dengan meminta pengguna menunjukkannya ke kamera ponsel.…

Read More