Jakarta, Dexpert.co.id – Status Jupiter sebagai planet dengan bulan terbanyak di tata surya akhirnya runtuh pekan ini dan digantikan oleh Saturnus. Hal ini dikonfirmasi setelah para ilmuwan menemukan 62 bulan baru yang mengorbit di Saturnus. Jupiter sendiri dikonfirmasi memiliki 95 bulan setelah 12 bulan yang baru ditemukan dan resmi diakui pada Desember 2022 lalu. Saat itu Saturnus dikonfirmasi masih memiliki 83 bulan. ADVERTISEMENT SCROLL TO RESUME CONTENT Dilansir dari laman Live Science, Selasa (16/5/2023), para peneliti di University of British Columbia (UBC) mengungkapkan bahwa kini Saturnus menjadi planet pertama dan satu-satunya di tata surya yang memiliki 145 bulan.…
Penulis: Ardhian Valqa
Jakarta, Dexpert.co.id – Sejumlah mahasiswa menyambut gembira kehadiran ChatGPT. Temuan tersebut berdasarkan penelitian yang dilakukan Chalmers University of Technology. Survei dilakukan pada 6.000 mahasiswa di Swedia. Lebih dari setengah peserta atau 56% mengaku chatbot sangat membantu proses belajar. Bahkan 60% menentang adanya larangan pada ChatGPT. Sementara itu, 77% menentang larangan teknologi Artificial Intelligence (AI) dalam pendidikan. ADVERTISEMENT SCROLL TO RESUME CONTENT Penelitian juga menemukan para mahasiswa percaya chatbot dan layanan AI lain membuat mereka lebih efisien. Termasuk membantu meningkatkan kemampuan penulisan akademik. “Mayoritas responden percaya bahwa chatbot dan layanan AI membuat mereka lebih efisien sebagai siswa dan berpendapat bahwa alat tersebut meningkatkan penulisan…
Jakarta, Dexpert.co.id – Rotasi inti Bumi dikabarkan sempat terhenti dan ada kemungkinan berbalik arah. Inti Bumi sendiri terdiri dari dua lapisan, yakni inti luar cair dan padat. Untuk yang terakhir terbuat dari material serupa besi yang benar-benar berputar. Berdasarkan studi yang diterbitkan di jurnal Nature Geoscience, ada keanehan pada inti Bumi tersebut. Menurut Tim Universitas Peking China, temuan tersebut menunjukkan perubahan rotasi dalam skala dekadel. ADVERTISEMENT SCROLL TO RESUME CONTENT Mereka juga menambahkan temuannya dapat membantu memahami apa yang terjadi di bagian bawah Bumi dan akhirnya memengaruhi permukaan, dikutip Popsci, Selasa (16/5/2023). Seismolog Yi Yang dan Xiaodong Song mengamati gelombang…