Penulis: Ardhian Valqa

Jakarta, Dexpert.co.id – Beberapa waktu lalu, marak kasus kebocoran data pribadi di RI. Proses pemeriksaan juga terus dilakukan hingga sekarang. Tapi bagaimana dengan hukum yang berlaku? Apakah pelaku kebocoran data dapat menerima denda seperti yang ada pada Undang-undang Perlindungan Data Pribadi (UU PDP)? Direktur Jenderal Aplikasi Informatika (Dirjen APTIKA) Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) Semuel Abrijani Pangerapan mengatakan setiap ada kebocoran data yang bertanggung jawab adalah penyelenggaraan sistem elektronik (PSE). ADVERTISEMENT SCROLL TO RESUME CONTENT Sementara ini, pelaporan memang masih ditangani Kominfo. Jadi, begitu ada temuan kebocoran data, Kominfo akan melakukan audit data di masyarakat dan meminta klarifikasi dari pihak bersangkutan. “Prosesnya…

Read More

Jakarta, Dexpert.co.id – Meta tengah bersiap meluncurkan platform microblogging terbarunya dalam waktu dekat. Platform itu disebut akan menjadi pesaing Twitter, yang sedang empot-empotan di tangan Elon Musk dan CEO barunya. Laporan Tech Crunch menyebutkan aplikasi berbasis teks ini akan berdiri sendiri. Namun, bisa diintegrasikan dengan Instagram. Selain itu, Instagram juga menjadi saluran promosi aplikasi tersebut. Contohnya, ketika membuat akun di aplikasi itu, Instagram akan mengirim notifikasi ke pengikut (followers) untuk turut mem-follow akun baru Anda.  ADVERTISEMENT SCROLL TO RESUME CONTENT Saat ini, aplikasi itu masih banyak menyimpan misteri. Namanya saja masih jadi rahasia. Namun, peluncurannya dijadwalkan pada Juni 2023 mendatang, dikutip Senin (22/5/2023). Menurut…

Read More

Jakarta, Dexpert.co.id – Warga negara tetangga RI, Australia, ternyata banyak yang kesulitan membayar utang ke layanan buy now pay later (BNPL). Karena itu, pemerintah Australia bakal mengatur ketat layanan pay later. Pemerintah Australia rencananya akan mewajibkan penyedia pay later di Negara Kangguru untuk memeriksa latar belakang calon peminjam sebelum menyetujui pembayaran. Menurut Reuters, aturan yang disiapkan Australia bakal menjadi salah satu regulasi paling ketat untuk industri pay later di dunia. Perusahaan pay later besar di Australia, antara lain, adalah Afterplay milik pendiri Twitter Jack Dorsey, dan Zip Co. ADVERTISEMENT SCROLL TO RESUME CONTENT Rencananya, industri pay later akan diawasi oleh Komisi…

Read More