Jakarta, Dexpert.co.id – Sektor properti turut mengadopsi perkembangan teknologi digitalisasi termasuk kecerdasan buatan atau Artificial Intelligence (AI). Berbagai platform property technology (proptech) dikembangkan untuk memberikan kemudahan bagi masyarakat untuk memiliki rumah. MilikiRumah adalah salah satu platform proptech yang menawarkan sejumlah skema kepemilikan dan pembiayaan rumah dengan nama skema Rent-to-Own yang fleksibel, dirancang supaya inklusif dan mampu menembus berbagai kesulitan dalam memiliki rumah. Presiden Director MilikiRumah, Marine Novita menyebutkan pengembangan teknologi dimanfaatkan untuk memperluas pembiayaan rumah hingga ke nasabah yang berasal dari pekerja sektor non-formal di tengah tingginya tingkat rejection KPR yang mencapai 40%. Mengatasi kondisi ini, MilikiRumah memanfaatkan teknologi AI…
Penulis: Ardhian Valqa
Jakarta, Dexpert.co.id – Uber memperluas layanan kendaraan tanpa sopir (driver) atau diistilahkan ‘robotaxi’. Kali ini layanan tersebut akan bisa ditemui di jalanan Abu Dhabi, Uni Emirat Arab (UEA).Perusahaan yang pernah membuka layanan di Indonesia itu bekerja sama dengan WeRide dari China untuk menjalani layanan otonom terbarunya. Layanan tersebut bisa digunakan di antara Pulau Saadiyat dan Pulau Yas. Selain itu juga dapat diakses untuk rute ke dari dari Bandara Internasional Zayed.Kerja sama ini membuat robotaxi WeRide bisa dipanggil pengguna melalui aplikasi Uber.Pada awalnya kendaraan tak sepenuhnya tanpa supir karena masih ditemani pengemudi manusia. Uber menjelaskan ini sebagai cara menjaga keamanan dalam pengendara.”Untuk…
Jakarta, Dexpert.co.id – Singapura berada di tengah ancaman banyaknya deepfake yang beredar. Korbannya beragam dari anak sekolah bahkan pegawai pemerintahan. Salah satu kasus adalah penyelidikan pada siswa remaja dari Singapore Sports School bulan lalu. Dia disebut membuat dan menyebarkan foto telanjang palsu teman perempuannya, dikutip dari CNA, Jumat (6/12/2024). Ancaman deepfake besar-besaran juga menyerang pemerintah. Email pemerasan dilaporkan didapatkan lima menteri dan lebih dari 100 pegawai negeri di 31 lembaga pemerintah bulan lalu. Email itu meminta mereka membayar dengan kripto agar gambar palsunya tidak disebarkan kepada publik. Namun sebenarnya jauh sebelum kejadian ini, Singapura telah mencoba mencegah ancaman di internet…