Jakarta, CNBC Indonesia – Thrasio, perusahaan brand aggregator di ecommerce Amazon, dalam proses bangkrut.Perusahaan brand aggregator adalah perusahaan yang mengakuisisi brand ternama di ecommerce untuk kemudian dikelola dalam satu grup. Model bisnis ini serupa dengan model bisnis Unilever atau P&G, yang mengelola banyak brand FMCG dalam satu payung untuk meningkatkan efisiensi distribusi dan produksi.CNBC International melaporkan bahwa Thrasio mengajukan perlindungan kebangkrutan di pengadilan di negara bagian New Jersey. ADVERTISEMENT SCROLL TO RESUME CONTENT Thrasio menyatakan para kreditur telah setuju untuk memangkas utang senilai US$ 495 juta. Beberapa kreditur juga berkomitmen menyediakan dana segar senilai US$ 90 juta yang akan digunakan untuk meneruskan operasi sehingga para brand di bawah Thrasio bisa terus berjualan.”Thrasio adalah salah satu pedagang pihak ketiga terbesar…
Penulis: Ardhian Valqa
Jakarta, Dexpert.co.id – Anda tak perlu ragu untuk keluar dari grup WhatsApp lagi karena takut ketahuan pengguna lainnya. Sebab layanan pesan itu telah meluncurkan kemampuan keluar grup tanpa ketahuan anggota di dalamnya. Kemampuan ini sudah ada sejak beberapa waktu lalu. Ini berbeda dengan sebelumnya saat seorang pengguna keluar maka semua anggota di dalam grup akan mengetahui lewat notifikasi. Sekarang saat seseorang keluar dari grup, hanya admin yang mengetahuinya. Pengguna juga akan melihat pesan ‘Hanya admin grup yang akan diberi tahu bahwa Anda keluar dari grup’ saat akan keluar grup. ADVERTISEMENT SCROLL TO RESUME CONTENT Anda hanya perlu keluar…
Jakarta, Dexpert.co.id – Artificial Intelligence (AI) digunakan Amerika Serikat (AS) sebagai senjata perang. Teknologi canggih itu bertugas mengidentifikasi target.Pengembangan teknologi AI merupakan bagian dari Project Maven, hasil kerja sama Pentagon bersama Google. Namun akhirnya raksasa mesin pencarian memilih mundur setelah ribuan pegawainya mengkritik kerja sama tersebut.Namun ternyata teknologi tersebut tetap digunakan oleh pasukan AS di Timur Tengah, meski Google tak lagi bekerja sama dengan Pentagon. Kepala Pejabat Teknologi Komando Pusat AS, Schuyler Moore menjelaskan mereka menggunakannya untuk mengidentifikasi target potensial dengan drone atau satelit. ADVERTISEMENT SCROLL TO RESUME CONTENT Penggunaan algoritma penargetan itu dilakukan setelah Hamas melakukan serangan…