Penulis: Ardhian Valqa

Jakarta, Dexpert.co.id – Di Amerika Serikat (AS), Tesla merupakan pemimpin pasar mobil listrik (EV). Namun di skala global, Tesla menghadapi tekanan persaingan ketat dengan produsen lain. Di China misalnya, Tesla kalah saing dengan produsen mobil lokal yang memproduksi kendaraan dengan fitur canggih dan harga terjangkau. Salah satunya BYD yang secara aktif turut memperluas jangkauannya ke negara-negara lain. Pada kuartal keempat 2023, BYD yang didukung Warren Buffet berhasil menggeser posisi Tesla sebagai pembuat kendaraan listrik terbesar di dunia. BYD menjual lebih banyak kendaraan bertenaga baterai dibandingkan perusahaan milik Elon Musk. ADVERTISEMENT SCROLL TO RESUME CONTENT “BYD telah berkembang menjadi kendaraan tenaga listrik dalam industri kendaraan…

Read More

Jakarta, Dexpert.co.id – Komisi Independen Meta atau diistilahkan ‘Oversight Board’ pada pekan ini meminta perusahaan mengakhiri blokir untuk penggunaan kata Arab ‘shaheed’ atau dalam Bahasa Indonesia berarti ‘martir’, di berbagai platform media sosialnya. Konteksnya biasanya dipadankan dengan ungkapan ‘mati syahid’, yakni kondisi seseorang terbunuh demi agamanya di jalan Tuhan. Biasanya ketika seseorang terbunuh di medan perang untuk memperjuangkan agama. ADVERTISEMENT SCROLL TO RESUME CONTENT Kata Arab tersebut diblokir dari layanan Facebook dan Instagram. Namun, setelah dikaji selama setahun, Oversight Board Meta menilai pendekatan Meta untuk memblokir kata ‘shaheed’ tak krusial. Bahkan, Oversight Board Meta menganggap pemblokiran itu telah…

Read More

Jakarta, Dexpert.co.id – Neuralink, proyek tanam chip ke otak manusia dari Elon Musk dikabarkan bermasalah izinnya. Neuralink, yang pertama kali menguji perangkatnya pada monyet dan hewan lainnya, kini mulai menguji perangkat tersebut pada manusia. Perusahaan tersebut membuat chip otak yang memungkinkan pasien lumpuh mengendalikan komputer hanya dengan menggunakan pikiran mereka. ADVERTISEMENT SCROLL TO RESUME CONTENT Bermasalahnya izin Neuralink diungkap melalui surat dari seorang anggota parlemen AS. Pejabat yang terlibat dalam kebijakan kesehatan itu bertanya kepada Badan Pengawas Obat dan Makanan (FDA) mengapa mereka tidak memeriksa Neuralink milik Elon Musk sebelum mengizinkan perusahaan implan otak tersebut menguji perangkatnya pada manusia.…

Read More