Penulis: Fitriana Herman

Jakarta, Dexpert.co.id – Kasus kamera tersembunyi atau “Molka” (mollae-kamera/ mengambil gambar secara licik) yang melibatkan sejumlah megabintang K-Pop kembali viral dan heboh. Kasus ini meledak tahun 2019 lalu, dikenal sebagai Skandal Burning Sun. Skandal ini kembali viral menyusul penayangan film dokumenter oleh akun Youtube BBC World Service (BBC), 19 Mei 2024. Saat para terdakwa yang divonis dengan sanksi penjara beragam, kini telah bebas. ADVERTISEMENT SCROLL TO RESUME CONTENT BBC menyebut, film dokumenter yang digarap oleh tim investigasinya, BBC Eye, memuat kisah 2 jurnalis (wartawan) perekomuan di Korea Selatan yang mengemban tugas menyelidiki skandal seks yang melibatkan bintang K-pop…

Read More

Jakarta, Dexpert.co.id – Hasil penelitian mengungkapkan kebiasaan orang-orang kaya. Umumnya, orang kaya cenderung menghindari pemborosan dengan tidak membeli barang yang kurang esensial. Demikian hasil wawancara oleh seorang akuntan, Tom Corley, terhadap 233 miliarder. Wawancara itu dilakukan selam 5 tahun, untuk mempelajari kebiasaan dan cara berpikir mereka. Disebutkan, para miliarder itu berasal dari latar belakang dan pengalaman yang berbeda dengan pendapatan kotor tahunan rata-rata US$160 ribu atau sekitar Rp2,54 miliar (asumsi kurs Rp15.910/US$). ADVERTISEMENT SCROLL TO RESUME CONTENT “Saya sangat tertarik dengan apa yang mereka habiskan dengan uang mereka. Tetapi hampir semua orang mengatakan kepada saya bahwa yang lebih…

Read More

Jakarta, CNBC Indonesia – Setiap tahun puncak peringatan Hari Raya Waisak di Indonesia diadakan di Candi Borobudur. Hal ini dilakukan karena Borobudur merupakan tempat suci umat Budha di Indonesia. Biasanya perayaan Hari Raya Waisak di Borobudur dibarengi pula oleh berbagai acara kebudayaan seperti festival lampion hingga kirab budaya.  Dalam momen seperti itu kita bisa menyaksikan kemegahan Candi Borobudur. Dari sini, pernahkah Anda terpikir bagaimana nenek moyang Indonesia bisa membangun candi sebesar itu? Candi Borobudur dibangun sekitar tahun 750-850 Masehi di masa Dinasti Syailendra dari Kerajaan Mataram Kuno. Selama kurun waktu tersebut tentu teknologi kala itu berbeda dengan masa sekarang. Tak ada semen ataupun perekat lain yang bikin tumpukan relief batu menjulang…

Read More