Jakarta, CNBC Indonesia – Sedang ramai topik soal paspor lecet yang membuat seseorang dilarang terbang. Topik ini mencuat setelah selebgram asal Aceh, yang gagal terbang ke Thailand dari Bandar Udara Internasional Kualanamu, Sumatera Utara pada Sabtu (29/6). Dia menyebut petugas maskapai menolak dia terbang karena paspor dinilai rusak. Sebenarnya, kondisi seperti apa yang membuat paspor dinyatakan rusak? “Sebenarnya, suatu dokumen perjalanan atau paspor dapat dikategorikan rusak ketika bentuknya sudah mengalami perubahan. Terutama pada lembaran biodata, di mana pada saat kita melakukan scan dokumen pada aplikasi perlintasan tidak terbaca,” kata Subkoordinator Humas Ditjen Imigrasi, Achmad Nur Saleh dihubungi detikcom, Senin (1/7/2024).Bertumpu pada Peraturan Menteri…
Penulis: Fitriana Herman
Jakarta, Dexpert.co.id – Tren kecantikan terus berkembang dan peminatnya bertambah. Lantas seperti apa tren kecantikan yang ada saat ini? Founder & CEO Rayendra Dermatology Aesthetic Center Raendi Rayendra menuturkan tren kecantikan ala Korea atau K-Beauty yang berlapis saat ini mulai ditinggalkan. Masyarakat saat ini lebih memilih simple skincare, seperti hanya menggunakan pembersih wajah, perlindungan wajah serta pelembab. Selengkapnya saksikan dialog Andi Shalini bersama Founder & CEO Rayendra Dermatology Aesthetic Center Raendi Rayendra dalam segmen Beauty Journey di Program Closing Bell CNBC Indonesia, Selasa (02/07/2024).
Jakarta, Dexpert.co.id – Daya beli masyarakat tengah tertekan. Pasokan barang yang ada tidak terserap karena permintaan untuk pembeliannya berkurang. Founder & CEO Rayendra Dermatology Aesthetic Center Raendi Rayendra menuturkan daya beli masyarakat sedikit turun terhadap produk kosmetik dan treatment hingga 10%-20%. Meski begitu, bisnis harus tetap jalan dengan cara promosi dan pemberian diskon. Lantas seberapa besar dampaknya terhadap kinerja perusahaan? Selengkapnya saksikan dialog Andi Shalini bersama Founder & CEO Rayendra Dermatology Aesthetic Center Raendi Rayendra dalam segmen Beauty Journey di Program Closing Bell CNBC Indonesia, Selasa (02/07/2024).