HOME MARKET MY MONEY NEWS TECH LIFESTYLE SHARIA ENTREPRENEUR CUAP CUAP CUAN CNBC TV Loading… ` $(‘#loaderAuth’).remove() const dcUrl=”https://connect.detik.com/dashboard/”; if (data.is_login) { $(‘#connectDetikAvatar’).html(` `); $(‘#UserMenu’).append(` ${prefix} My Profile Logout ${suffix} `); $(“#alloCardIframe”).iFrameResize(); } else { prefix = “ $(‘#connectDetikAvatar’).html(` `); $(‘#UserMenu’).append(` ${prefix} REGISTER LOGIN ${suffix} `); } }
Penulis: Fitriana Herman
JakartaDexpert.co.id – Penyakit MonkeyPox (Mpox) disebut tidak separah Covid-19, yang sempat menjadi pandemi beberapa tahun lalu. Pakar terkemuka Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) menyebut pihak berwenang jelas tahu cara mengendalikan penyebaran Mpox. Meskipun ada kekhawatiran nyata tentang varian baru virus tersebut, serta peringatan global, Direktur Regional WHO untuk Eropa Dr. Hans Kluge mengatakan masyarakat dapat bersama-sama dan harus mengatasi mpox. “Apakah kita akan melakukan karantina wilayah di Eropa, apakah ini akan seperi Covid-19? Jawabannya jelas: ‘tidak’,” kata Kluge, menambahkan bahwa risiko penyebaran terhadap populasi umum rendah. “Dua tahun lalu, kami mengendalikan mpox di Eropa berkat keterlibatan langsung dengan komunitas pria yang…
JakartaDexpert.co.id – Di masa awal Indonesia merdeka, muncul pembicaraan mengenai penemuan harta karun yang ditemukan di perbatasan Sukabumi dan Bogor pada 1946. Bagaimana ceritanya? Jadi, kisah bermula di pertengahan 1946 saat pasukan Tentara Nasional Indonesia (TNI) mengamankan daerah perbatasan bernama Cigombong yang sebelumnya pernah ditempati pasukan Jepang. Saat mulai mengamankan daerah dan mulai menggali lahan, tentara tanpa sengaja menemukan peti super besar. Peti itu kemudian diserahkan ke komandan brigade TNI, yaitu Letnan Kolonel Alex Evert Kawilarang. “Kami pernah diserahkan sebuah peti yang mulanya kami kira obat-obatan. Petinya besar sekali. Waktu dibuka ternyata isinya kondom,” tutur Kolonel Alex Evert Kawilawang dalam…