JakartaDexpert.co.id – Catatan Badan Pusat Statistik (BPS) menunjukkan penurunan drastis jumlah kelas menengah di Indonesia. Sebanyak 9,48 juta warga kelas menengah rentan ‘turun kasta’ ke kelas menengah rentan hingga kelompok rentan miskin. Pada 2019 lalu, Indonesia memiliki 53,33 juta penduduk kelas menengah atau sebanyak 21,45%. Jumlah itu menurun menjadi ‘hanya’ 47,85 juta pada 2024 atau tersisa 17,13%. Berkaca dari hal tersebut, satu cara untuk menjaga kekayaan adalah dengan melakukan pengelolaan uang dengan baik. Pengelolaan keuangan terbaik dan perlu kita contoh berasal dari Jepang. Negara itu memiliki budaya kakeibo, pengelolaan keuangan yang banyak dilakukan oleh ibu rumah tangga. Kakeibo pertama kali diperkenalkan…
Penulis: Fitriana Herman
JakartaDexpert.co.id – Pasien penyakit jantung dan pembuluh darah (kardiovaskuler) terus meningkat. Kasus penyakit jantung menempati peringkat tertinggi kedua penyebab kematian di Indonesia. Berdasarkan Global Burden of Desease dan Institute for Health Metrics and Evaluation (IHME) 2014-2019 penyakit jantung menjadi penyebab kematian tertinggi di Indonesia. Adapun penumpukan plak lemak pada arteri atau aterosklerosis dapat merusak pembuluh darah dan organ jantung. Plak yang berlebihan ini dapat menyumbat atau mempersempit pembuluh darah, menyebabkan serangan jantung, nyeri dada atau angina, dan stroke. Kondisi ini dikenal sebagai penyakit arteri koroner dalam dunia medis. Nutritionist RS Pusat Otak Nasional, Zulaikhah Atyas Permatasari mengatakan bahwa gaya hidup menjadi…
JakartaDexpert.co.id – Tahukah Anda bahwa status ekonomi seseorang dapat ditentukan dari wajah? Nyatanya, hal ini telah menjadi temuan dari sebuah penelitian yang dilakukan Universitas Toronto. Penelitian itu menggunakan subjek foto hitam putih dengan ekspresi netral dan tidak menggunakan aksesori apapun. Fotonya berjumlah 80 foto pria dan 80 wanita. Subjek terdiri dari 50% orang kaya dan sisanya merupakan kelas pekerja. Foto tersebut ditunjukkan pada orang lain dan diminta menebak kelas sosialnya. Lebih dari setengahnya (68%) menjawab dengan benar. Mereka juga tidak menyadari mengapa bisa menebaknya. “Ketika ditanya bagaimana caranya, mereka tidak tahu. Mereka tidak menyadari bagaimana mereka bisa menebaknya dengan benar,”…