Penulis: Fitriana Herman

JakartaDexpert.co.id – Aktris Pevita Pearce mengejutkan warganet usai tiba-tiba melangsungkan pernikahan dengan Mirzan Meer, Minggu (20/10/2024). Namun, sosok Mirzan Meer yang tidak familier itu membuat warganet bertanya-tanya terkait profil suami aktris berusia 32 tahun itu. Melansir dari Tatler, Mirzan adalah anak dari Dato’ Sri Meer Sadik Habib yang merupakan pimpinan atau Ketua Eksekutif Habib Group. Jika melihat dari profil tersebut, dapat dikatakan bahwa Mirzan merupakan sosok dari keluarga yang cukup ternama di Negeri Jiran. Menurut laman LinkedIn, Habib Group merupakan perusahaan yang cukup ternama di Malaysia dan memiliki kemitraan eksklusif dengan merek-merek internasional, seperti Hearts On Fire, Korloff Paris, Pandora,…

Read More

JakartaDexpert.co.id – Ketua Umum Partai Solidaritas Indonesia (PSI), Kaesang Pangarep menangis akibat hujatan dan rundungan warganet kepada anak semata wayangnya yang baru lahir, Bebingah Sang Tansahayu. Momen tangisan putra bungsu mantan presiden Joko Widodo (Jokowi) itu terekam dalam program “Podcast Depan Pintu” alias “PDP” episode ke-79 yang menghadirkan komedian Nunung sebagai bintang tamu. Sebagai informasi, “PDP” adalah program yang ditayangkan melalui kanal YouTube Kaesang Pangarep by GK Hebat. Dalam podcast yang tayang pada Jumat (18/10/2024) lalu, tangisan Kaesang berawal dari Nunung yang mengungkapkan simpatinya kepada bos Sang Pisang dan istrinya, Erina Gudono terkait hujatan warganet kepada keluarga mereka. Dalam ungkapannya,…

Read More

Jakarta, CNBC Indonesia – Laporan terbaru Intelligent, platform konsultasi pendidikan dan karier, mengungkap data mengejutkan terkait pekerja Gen Z. Sekitar enam dari 10 perusahaan yang disurvei melaporkan telah memecat lulusan universitas yang baru mereka rekrut tahun ini. Beberapa alasan yang disebutkan di balik keputusan ini antara lain kurangnya motivasi dari karyawan, kurangnya profesionalisme, dan keterampilan komunikasi yang buruk. Berikut alasan mengapa perusahaan memecat karyawan Gen Z: 1. Kurangnya motivasi atau inisiatif – 50 persen 2. Kurangnya profesionalisme – 46 persen 3. Keterampilan berorganisasi yang buruk – 42 persen 4. Keterampilan komunikasi yang buruk – 39 persen 5. Kesulitan menerima feedback – 38…

Read More