Penulis: Fitriana Herman

Jakarta, Dexpert.co.id – Para penderita kolesterol tinggi harus memperhatikan pola makan. Jika tidak, maka dapat meningkatkan risiko berbagai penyakit seperti jantung hingga kematian. Salah satu yang paling terkenal memicu kolesterol tinggi adalah konsumsi makanan berbahan dasar daging olahan. Contohnya adalah kornet, sosis, hotdog, hingga produk daging instan yang bisa meningkatkan sekitar 42% risiko penyakit jantung. Karena makanan-makanan ini yang bisa memicu kolesterol tinggi. Bagi penderita kolesterol tinggi, sudah seharusnya menjaga pola makan dengan mengonsumsi makanan sehat untuk menghindari munculnya komplikasi yang berbahaya. Berikut adalah makanan yang wajib dihindari: ADVERTISEMENT SCROLL TO RESUME CONTENT 1. Daging olahan Organisasi Kesehatan Dunia…

Read More

Jakarta, Dexpert.co.id – Tak banyak orang tahu bahwa beberapa tanaman memiliki keistimewaan dapat membawa manfaat energi positif bagi manusia. Bahkan hal itu juga disebutkan dalam kitab suci Alquran. Ada tujuh tanaman yang disebutkan dalam Alquran tersebut. Bahkan tanaman-tanaman tersebut menghasilkan buah yang dapat dikonsumsi. Namun sebagian tanaman tersebut juga bisa ditanam di sekitar rumah dan membawa energi positif. Berikut adalah beberapa tanaman dalam Alquran yang dapat Anda pertimbangkan untuk disimpan di area rumah: ADVERTISEMENT SCROLL TO RESUME CONTENT 1. Lidah buaya Lidah buaya merupakan salah satu tanaman hias yang memiliki banyak manfaat. Saat ini, sudah banyak ditemukan lidah…

Read More

Jakarta, Dexpert.co.id – Kasus ADHD (Attention Deficit Hyperacitivy) di Korea Selatan terus mengalami peningkatan selama empat tahun. Dalam periode 2017 hingga 2021 jumlahnya mencapai dua kali lipatnya.  Mengutip Kementerian Kesehatan (Kemenkes), ADHD adalah gangguan psikiatrik yang umum dialami anak-anak dan remaja. Gejala yang tampak meliputi gangguan memfokuskan perhatian secara berlebihan dan hiperaktivitas. Disebutkan, pada tahun 2017, jumlah kasus ADHD di Koreas Selatan mencapai 53.056 kasus. Angka itu dilaporkan melonjak jadi 102.322 orang pada tahun 2021 lalu. Kasus pada remaja menyumbang jumlah terbanyak, mencapai 42.265 orang atau 41,3% dari total kasus. ADVERTISEMENT SCROLL TO RESUME CONTENT Berikutnya adalah anak di bawah usia 9…

Read More