Penulis: Fitriana Herman

Jakarta, Dexpert.co.id – Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan menjamin pengobatan dan perawatan 144 penyakit yang diidap peserta mulai dari diabetes, hipertensi, hingga HIV. Para peserta bisa mendapatkan pelayanan kesehatan secara gratis, termasuk saat mengalami kecelakaan lalu lintas. Meski demikian, ada beberapa jenis kecelakaan yang dapat ditanggung BPJS. Lantas, jenis kecelakaan apa saja yang bisa ditanggung BPJS Kesehatan? Daftar kecelakaan yang tidak ditanggung BPJS Kesehatan. ADVERTISEMENT SCROLL TO RESUME CONTENT 1. Kecelakaan kerja Menurut Buku Panduan Layanan bagi Peseta Jaminan Kesehatan Nasional Kartu Indonesia Sehat (JKN-IKN), BPJS Kesehatan tidak menjamin pelayanan kesehatan atas penyakit atau cedera akibat kecelakaan kerja atau hubungan…

Read More

Jakarta, Dexpert.co.id – Putra bungsu Presiden Joko Widodo (Jokowi), Kaesang Pangarep, terkenal sebagai pengusaha yang memiliki sederet bisnis. Hingga saat ini, sebagian besar bisnis Kaesang berfokus di bidang kuliner. Salah satu bisnis Kaesang yang paling terkenal adalah usaha makanan dari olahan pisang, Sang Pisang. Bisnis yang didirikan Kaesang sejak 2017 bersama Ansari Kadir ini sudah tersebar di 25 kota dengan lebih dari 73 outlet. Dikabarkan, Sang Pisang sudah memiliki 1.500 orang karyawan. Kaesang mengungkapkan bahwa salah satu tantangan yang paling banyak dihadapi oleh calon pengusaha, terutama anak muda, adalah tidak memiliki modal yang besar. Akibatnya, banyak ide bisnis yang tidak…

Read More

Jakarta, Dexpert.co.id – Anak-anak sering digambarkan sebagai bocah yang polos. Namun siapa sangka, anak pun dapat berperilaku kejam dan kasar layaknya orang dewasa. Mereka mungkin tidak menunjukkan kekejamannya terus-terusan, tetapi ternyata ada beberapa ciri psikopat yang bisa Anda lihat pada anak. Dalam terminologi kejiwaan saat ini, pola tersebut secara umum dikenal dengan istilah Antisocial Personality Disorder (APD). Pada tahun 2013, American Psychiatric Association menggambarkan APD sebagai gangguan perilaku dengan sifat tidak berperasaan dan tidak emosional untuk anak-anak berusia 12 tahun ke atas dalam manual diagnostiknya. Ini adalah kondisi serius yang mencerminkan defisit interpersonal. Hal ini juga dapat dikaitkan dengan perilaku berbahaya.…

Read More