Penulis: Fitriana Herman

Jakarta, Dexpert.co.id – Serangan Israel yang semakin mengganas di Gaza membuat sebagian besar masyarakat dunia bergerak untuk menyuarakan dukungan terhadap Palestina, tak terkecuali merek-merek asal Indonesia. Saat ini, merek kecantikan lokal di Indonesia sudah memiliki popularitas yang tinggi. Hal ini seiring dengan semakin bertumbuhnya minat masyarakat Indonesia terhadap merek-merek lokal. Sejumlah merek kecantikan lokal pun memanfaatkan popularitasnya untuk menyuarakan dukungan terhadap Palestina. Bahkan, sebagian besar menyatakan dukungan tersebut melalui akun Instagram resmi masing-masing. ADVERTISEMENT SCROLL TO RESUME CONTENT Berikut empat merek kecantikan lokal yang mendukung Palestina. 1. Teratu Beauty [Gambas:Instagram] Teratu Beauty adalah merek kecantikan lokal milik beauty…

Read More

Jakarta, Dexpert.co.id – Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) memperingatkan seluruh masyarakat Indonesia untuk waspada terhadap potensi cuaca ekstrem, banjir, dan longsor dalam waktu dekat. Mengutip dari keterangan resmi, Kepala BMKG, Dwikorita Karnawati, mengatakan bahwa sebagian besar wilayah Indonesia berpotensi dilanda cuaca ekstrem saat masa peralihan atau pancaroba dari musim kemarau ke musim hujan. “Cuaca ekstrem berpotensi besar terjadi selama musim peralihan. Mulai dari hujan lebat disertai petir dan angin kencang serta hujan es,” papar Dwikorita, dikutip Selasa (31/10/2023). ADVERTISEMENT SCROLL TO RESUME CONTENT Menurut Dwikorita, perubahan cuaca biasanya ditandai dengan kondisi tertentu, seperti cuaca cerah di pagi…

Read More

Jakarta, Dexpert.co.id – Hingga akhir Oktober 2023, tren kasus penyakit cacar monyet atau monkeypox di Indonesia semakin meningkat. Pola penyebaran penyakit ini juga tak lagi eksklusif ditemukan di DKI Jakarta. Epidemiolog dari Griffith University Australia, Dicky Budiman mengatakan, penyebaran kasus cacar monyet memiliki pola fenomena gunung es dan mampu menyebar secara diam-diam. Sebab, cacar monyet umumnya ditemukan pada kelompok tertutup. “Kelompok tertutup ini adalah gay dan pelaku seks bebas yang sering gonta-ganti pasangan, [berhubungan seksual] dengan orang yang tidak kenal, tidak memakai pengaman, bahkan penderita HIV,” ujar Prof. Dicky kepada CNBC Indonesia, Selasa (31/10/2023). ADVERTISEMENT SCROLL TO RESUME CONTENT …

Read More