Jakarta, CNBC Indonesia – Taipan asal Amerika Serikat (AS) Warren Buffett adalah salah satu orang paling tajir di dunia. Salah satu sumber kekayaan Buffett adalah dari investasi di saham, khususnya Apple. Pada 2023, dia diperkirakan memiliki kekayaan sebesar US$ 113,6 miliar atau setara Rp1.691,05 triliun. Ini menempatkan Buffett di urutan ke-5 dalam daftar manusia terkaya di dunia versi Forbes. Meski punya harta yang tak habis tujuh turunan, Warren Buffett mengaku tidak berencana memberikan kekayaannya kepada anak-anaknya. Menurutnya, kekayaan tersebut lebih baik dihabiskan untuk tujuan filantropi daripada menambah portofolio investasi putra-putrinya. ADVERTISEMENT SCROLL TO RESUME CONTENT Foto: IstPeter Buffett, left,…
Penulis: Fitriana Herman
Jakarta, Dexpert.co.id – Konser Coldplay ‘Music of the Spheres World Tour’ Jakarta di Stadion Utama Gelora Bung Karno (GBK) akhirnya rampung digelar pada Rabu (16/11/2023) malam. Meskipun sukses menghibur dan menciptakan memori berkesan baru bagi puluhan ribu penggemar, Coldplay ‘Music of the Spheres World Tour’ Jakarta ternyata masih tak luput dari sederet masalah. Usai konser, tidak sedikit warganet yang melaporkan berbagai masalah selama pelaksanaan konser, terutama sebelum memasuki area konser, melalui X (sebelumnya Twitter). Masalah tersebut seperti ditipu calo, tiket asli tidak dapat dipindai dan telah digunakan oleh orang yang tidak diketahui, penonton disabilitas yang sulit mengakses konser, banyak penonton yang…
Jakarta, Dexpert.co.id – Media sosial adalah salah satu inovasi teknologi yang mulai tidak dapat dilepaskan oleh masyarakat dunia. Selain sebagai hiburan, komunikasi, dan sarana menyuarakan pendapat, ternyata media sosial juga menjadi minat bagi Generasi Z untuk berkarier. Melansir dari CNBC Make It, laporan terbaru dari Samsung dan Morning Consult mengungkapkan bahwa media dan hiburan adalah industri teratas yang paling diminati oleh Generasi Z, mengalahkan teknologi, layanan kesehatan, dan pendidikan. Menurut laporan yang menyurvei lebih dari 1.000 masyarakat Amerika berusia 16 hingga 25 tahun itu, para Generasi Z lebih menghargai pekerjaan yang fleksibel dan kreatif. Sebab, hal itu dapat menjaga keseimbangan…