Penulis: Fitriana Herman

Jakarta, Dexpert.co.id – Hutan yang dikenal sebagai paru-paru Bumi, kini mulai menunjukkan tanda “kiamat”, bahkan dapat membuat manusia sesak. Hal ini terjadi karena pemanasan global. Padahal, fungsi dari hutan dikenal sebagai paru-paru Bumi karena pohon yang menjalankan fotosintesis menyerap karbon dioksida dan melepas oksigen ke atmosfer. Pohon di hutan biasa terpapar sinar matahari dan menyerap air dengan akarnya. Namun, karena matahari terlalu terik membuat temperatur terlampau panas, sehingga bisa membuat proses fotosintesis berhenti. ADVERTISEMENT SCROLL TO RESUME CONTENT Penelitian oleh Gregory Goldsmith dari Chapman University in California beserta tim, menemukan beberapa bagian hutan tropis yang mendekati batas temperatur…

Read More

Jakarta, Dexpert.co.id – Grup khusus anggota Luxury Travel Intelligence (LTI) merilis daftar baru. Adapun daftar baru tersebut merupakan sederet peringkat untuk merek hotel dunia, bukan properti pribadi. Mengutip CNBC International, Sabtu (25/11/2023). pemeringkatan itu menganalisis banyak hotel dalam suatu merek secara “merinci,” menggunakan lebih dari 100 poin penilaian untuk mengevaluasi “kemampuan suatu merek dalam memberikan pelayanan,” mulai dari etos hingga stafnya. ADVERTISEMENT SCROLL TO RESUME CONTENT Sebagai informasi, LTI tidak menjual iklan dan ulasan, pihaknya bersifat independen, didanai langganan seharga US$ 700 atau sekitar Rp10,87 juta (dengan asumsi kurs Rp15.532/US$) per anggota. Daftar Hotel Termewah Dunia Mandarin Oriental …

Read More

Jakarta, Dexpert.co.id – Kementerian Kesehatan (Kemenkes RI) mengirimkan sekitar 60 ribu telur nyamuk aedes aegypti yang sudah mengandung bakteri Wolbachia untuk dikembangbiakkan di Kota Bandung, Jawa Barat. Ini merupakan salah satu inovasi terbaru untuk menekan angka kasus Demam Berdarah Dengue (DBD). Melansir dari CNN Indonesia, Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Bandung mengatakan bahwa 60 ribu telur nyamuk aedes aegypti ber-Wolbachia 308 ember tersebut diberikan kepada Kelurahan Pasanggrahan, Kecamatan Ujungberung. “Kita menitipkan telur untuk menetas. Jadi, kalau ember yang dititipkan di kelurahan ada 308 ember, satu ember itu bisa berisi 200 sampai 250 telur nyamuk aedes aegypti ber-Wolbachia,” ungkap Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian…

Read More