Jakarta, Dexpert.co.id – Pemilik gerai McDonald’s di Malaysia mengugat gerakan yang mendorong boikot terhadap Israel atas pernyataan palsu dan fitnah yang merugikan perusahaan. Tindakan fitnah tersebut dinilai merugikan bisnis fast food perusahaan di Malaysia. McDonald’s Malaysia pun menuntut ganti rugi sebesar 6 juta ringgit atau US$1,3 juta. Malaysia, negara mayoritas Muslim, adalah pendukung setia Palestina, dan beberapa merek makanan cepat saji Barat di negara tersebut, seperti di beberapa negara Muslim lainnya, telah menjadi sasaran kampanye boikot atas serangan militer Israel di Gaza. Gerbang Alaf Restaurants (GAR), yang merupakan pemegang lisensi McDonald’s di Malaysia, menggugat gerakan Boikot, Divestasi dan Sanksi (BDS)…
Penulis: Fitriana Herman
Jakarta, Dexpert.co.id – Konflik antara Israel dan Palestina belum kunjung usai. Hal itu membuat adanya gerakan boikot terhadap produk dan pendukung Israel yang terus menyerang Palestina. Aksi boikot produk Israel dan yang mendukung Israel terus menggaung di dunia. Sejumlah perusahaan yang menjadi sasaran boikot mulai ketar-ketir. Mereka memberikan klarifikasi karena gerakan boikot dilaporkan sudah berdampak pada berkurangnya jumlah pelanggan. ADVERTISEMENT SCROLL TO RESUME CONTENT Meskipun belum ada laporan nilai kerugian terbaru yang diderita Israel, namun dalam laporan Al Jazeera pada 2018 lalu mengungkapkan bahwa gerakan boikot berpotensi menimbulkan kerugian hingga US$11,5 miliar atau sekitar Rp180,48 triliun (asumsi kurs…
Jakarta, Dexpert.co.id – Sebagai negara dengan jumlah penduduk muslim terbesar, Indonesia diyakini akan menjadi pusat Fashion Muslim dunia. Indonesia dituntut untuk memperkuat industri hulu hingga hilir agar mampu menjadi produsen utama dari fesyen muslim global. Deputi Bidang UKM Kemenkop UKM, Hanung Harimba Rachman mengungkapkan potensi pasar 13% dengan talenta designer yang hebat menjadi modal Indonesia menjadi kiblat fashion muslim dunia. Pemerintah RI juga terus mendorong penguatan branding fashion muslim RI lewat event modest fashion muslim kelas dunia. Sementara CEO Hijup.com, Bima Laga mengungkapkan pentingnya peran pemerintah untuk mendorong akses permodalan bagi designer lokal untuk memenuhi produksi dan kebutuhan pasar. Seperti…