Penulis: Fitriana Herman

Jakarta, Dexpert.co.id – Alkohol akan semakin mudah ditemukan di Arab Saudi. Hal ini ditandai dengan Arab Saudi yang bersiap untuk membuka toko alkohol pertama di Riyadh khusus diplomat non-Muslim. Melansir dari Reuters, toko baru tersebut akan terletak di Kawasan Diplomatik Riyadh, yakni lingkungan tempat tinggal kedutaan dan diplomat. Nantinya, toko ini akan dibatasi secara ketat untuk non-Muslim. Meskipun demikian, Kerajaan Raja Salman tetap memberlakukan sejumlah syarat untuk bisa memperoleh alkohol di negaranya. Apa saja? ADVERTISEMENT SCROLL TO RESUME CONTENT Menurut sebuah dokumen, pelanggan yang ingin mendapatkan alkohol harus mendaftar melalui aplikasi seluler, mendapatkan kode izin dari kementerian luar…

Read More

Jakarta, Dexpert.co.id – Kementerian Pertahanan (Kemenhan) Korea Selatan dilaporkan akan menurunkan standar penilaian fisik untuk wajib militer (wamil) demi “memaksa” perempuan transgender melaksanakan kewajiban tersebut. Laporan eksklusif Hankyoreh menyebut, perubahan ini terlihat dalam rancangan revisi aturan pemeriksaan fisik untuk menilai kelayakan dan kemampuan laki-laki untuk melaksanakan wajib militer. Sebelumnya, Kemenhan telah mengumumkan terkait rancangan revisi ini pada 13 Desember 2023 lalu. Berdasarkan aturan baru dalam rancangan revisi tersebut, perempuan transgender yang tidak rutin melakukan terapi hormon setidaknya selama enam bulan akan diklasifikasikan sebagai Kelas 4 alias harus bergabung dengan militer sebagai personel layanan sosial. ADVERTISEMENT SCROLL TO RESUME CONTENT …

Read More

Jakarta, Dexpert.co.id – Calon wakil presiden (cawapres) nomor urut 2, Gibran Rakabuming Raka, buka suara terkait Indeks Prestasi Kumulatif (IPK) dan ijazah S1 miliknya yang ramai diperbincangkan di media sosial, khususnya X (sebelumnya Twitter). Keriuhan ini bermula dari cuitan seorang warganet di X yang mengunggah foto ijazah perguruan tinggi Gibran. Ijazah itu mencantumkan bahwa ia lulus dengan nilai ‘Second Class Honours Second Division’. Menurut warganet yang mengunggah, nilai tersebut setara dengan IPK 2,3 di Indonesia. “Gibran itu lulus S1 dapat nilai lower second class honours (setara 48). Untuk nilai segitu, daftar kuliah master aja susah diterima. Itu setara IPK 2,3 kalau sistem Indonesia,”…

Read More