Penulis: Fitriana Herman

Jakarta, Dexpert.co.id – Jumlah populasi China tengah merosot. Ini lantaran ada semakin banyak wanita muda yang memutuskan untuk melajang atau tidak menikah. Mengutip Channel New Asia, saat ini semakin banyak kalangan muda, terutama perempuan yang lahir pada 1990-an dan 2000-an menjadi tak berminat terhadap pernikahan. Jalan hidup ini juga dipilih seorang wanita bernama Chai Wanrou yang berprofesi sebagai copywriter lepas. Wanrou menganggap pernikahan adalah institusi yang tidak adil. Seperti banyak perempuan muda di China, ia adalah bagian dari kelompok yang memilih hidup tanpa suami dan tanpa anak. ADVERTISEMENT SCROLL TO RESUME CONTENT “Terlepas dari apakah Anda sangat sukses…

Read More

Jakarta, CNBC Indonesia – Seorang ibu dan anaknya yang masih balita di Maluku tewas setelah mengonsumsi telur ikan buntal. Ibu-anak tersebut diduga keracunan ikan yang mereka konsumsi.  Apa itu ikan buntal dan benarkah dagingnya beracun? Ikan buntal atau puffer fish memang memiliki racun yang disebut tetrodotoxin di organnya, terutama di hati, ovarium, mata, dan kulit. Racunnya mamp melumpuhkan otot-otot sementara korban tetap sadar sepenuhnya, kesulitan bernapas, dan akhirnya meninggal karena sesak napas. ADVERTISEMENT SCROLL TO RESUME CONTENT Hingga saat ini belum ada obat penawar yang diketahui ampuh untuk racun ikan buntal. Beracun tapi bisa dimakan Ikan buntal disebut fugu di Jepang. Di Negeri Sakura,…

Read More

Jakarta, Dexpert.co.id – Data terbaru yang dikeluarkan Badan Pusat Statistik (BPS) mengungkap bukti bahwa semakin banyak warga Indonesia yang malas menikah. Menurut Laporan Statistik Indonesia 2024, ada tren penurunan jumlah perkawinan yang cukup signifikan dalam enam tahun terakhir. Namun, penurunan paling drastis terjadi dalam tiga tahun terakhir. Dari tahun 2021 hingga 2023, angka pernikahan di Indonesia menyusut sebanyak 2 juta. Tren ini terjadi hampir di semua daerah. DKI Jakarta, misalnya, yang mengalami penurunan di angka nyaris 4 ribu. Sementara di Jawa Barat penurunan terjadi nyaris hingga 29 ribu. Kondisi yang sama juga terjadi di provinsi padat penduduk lainnya seperti Jawa…

Read More