Close Menu
Dexpert
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    • Jasa Website
    • Referensi
    • Portofolio
    • Update Konten
    • Blog
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    Home»Inspiring You»Ternyata Ini 3 Penyebab Gen Z Boros dan Gaji Cepat Ludes
    Inspiring You

    Ternyata Ini 3 Penyebab Gen Z Boros dan Gaji Cepat Ludes

    Fitriana HermanBy Fitriana Herman30 Oktober 2024Updated:30 Oktober 2024Tidak ada komentar2 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email




    JakartaDexpert.co.id – Selain sulit mendapatkan pekerjaan baru, salah satu masalah besar yang tengah dihadapi Generasi Z (Gen Z) saat ini adalah sulit mengelola keuangan sehingga gaji cepat habis. Lantas, apa alasan gaji Gen Z cepat ludes?

    Psikolog sekaligus dosen Universitas Paramadina, Tia Rahmania mengungkapkan bahwa alasan utama mengapa gaji Gen Z cepat habis adalah munculnya tren fenomena You Only Live Once (YOLO), Fear of Missing Out (FOMO), dan Fear of Other People’s Opinions (FOPO).

    Tia menyebut, tren-tren yang dipengaruhi oleh rasa takut itu membuat Gen Z jadi sulit mengelola keuangannya sehingga mengalami sederet kesulitan dalam kehidupannya. Menurutnya, anggapan bahwa manusia hanya hidup sekali membuat Gen Z jadi tak ragu untuk melakukan banyak hal meskipun harus mengeluarkan banyak uang.

    “Mereka (Gen Z) memiliki tren YOLO, kamu hanya hidup sekali. Itulah yang membuat kemampuan pengelolaan keuangan mereka jadi enggak efektif dan gaji cepat habis,” kata Tia dalam seminar daring bertajuk “Gen Z & Work Ethics Problem”, Jumat (25/10/2024).

    “Akibatnya, mereka menghadapi kerumitan sendiri terkait kehidupannya, seperti nyicil kartu kreditnya, membayar biaya kos, hingga mungkin membantu keluarga,” sambungnya.

    Kemudian, FOMO juga menjadi kunci utama di balik budaya boros Gen Z. Tia menyebut bahwa selain memengaruhi keuangan, FOMO juga mampu memengaruhi produktivitas Gen Z di tempat kerja karena merasa harus mengejar tren baru di luar pekerjaannya.

    “Jadi, mereka bisa saja mengalihkan fokusnya dari tanggung jawab profesional mereka. Akibatnya, mereka hilang fokus dan sering tergoda,” ujar Tia.

    Terakhir, FOPO turut menjadi alasan di balik cepat habisnya gaji Gen Z. Ketakutan para Gen Z terhadap penilaian orang lain membuat mereka cenderung memikirkan bagaimana citra diri di pandangan orang lain. Akibatnya, mereka pun tak ragu untuk mengeluarkan uang demi terlihat baik di depan hadapan publik.

    Sebagai informasi, YOLO adalah prinsip hidup yang mengajak seseorang untuk menikmati hidup dan berani mengambil kesempatan karena hidup hanya terjadi sekali. Biasanya, YOLO sering dijadikan alasan untuk melakukan hal-hal impulsif tanpa memikirkan dampak jangka panjang.

    Kemudian, FOMO adalah rasa takut tertinggal terhadap sesuatu yang dianggap penting, seperti tren, berita, atau aktivitas sosial. Terakhir, FOPO adalah ketakutan terhadap penilaian orang lain akibat pengaruh media sosial, lingkungan sosial, dan budaya.

    (rns/rns)

    Saksikan video di bawah ini:

    Video: Bank Mega Gelar ‘Fun Walk 5K Like A Billionaire’




    Next Article



    Banyak Gen Z Nonton Konser Pakai Kartu Kredit, Ini Alasannya



    Gaya Hidup Terkini True Success
    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Fitriana Herman

    Related Posts

    Jangan Sampai Hambat Anak Jadi Sukses, Orang Tua Haram Lakukan Ini

    25 Januari 2025

    Jangan Keliru! Nama Mobil Kijang Itu Singkatan, Ini Kepanjangannya

    25 Januari 2025

    6 Tempat Wisata Legend Ini Dulu Ramai, Kini Sepi Bak Kuburan

    25 Januari 2025
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Tim Kerja
    • Kontak
    • S & K
    • Privasi
    © 2026 - Dexpert, inc.

    PT Dexpert Corp Indonesia

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.